LANGIT7.ID-Jakarta; Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) terus menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah kebutuhan akses pembiayaan yang semakin besar, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat kinerja penjaminan yang signifikan sepanjang tahun ini.
Berdasarkan informasi yang beredar di media massa, Rabu (10/6/2026), hingga Mei 2026, Jamkrindo membukukan volume penjaminan sebesar Rp120,9 triliun. Capaian tersebut menunjukkan peran perusahaan dalam membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas untuk mengembangkan usaha mereka.
Melalui berbagai layanan penjaminan yang disediakan, Jamkrindo telah menjangkau 1.764.677 pelaku usaha dari beragam sektor ekonomi di Indonesia. Penjaminan tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pelaku usaha mendapatkan dukungan permodalan dari lembaga keuangan.
![Jamkrindo Jamin Rp120,9 Triliun Kredit UMKM, Hampir 5 Juta Tenaga Kerja Terserap]()
Kontribusi Jamkrindo tidak hanya terlihat dari sisi akses pembiayaan. Program penjaminan yang dijalankan perusahaan juga memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja. Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.930.344 tenaga kerja terserap melalui berbagai program penjaminan yang difasilitasi perusahaan.
Sebagai bagian dari upaya mendukung aktivitas ekonomi nasional, Jamkrindo menghadirkan sejumlah produk penjaminan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha maupun pelaksana proyek di berbagai daerah. Produk tersebut mencakup penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit mikro, surety bond, hingga kontra bank garansi.
Keberadaan beragam produk tersebut dirancang untuk mendukung kelancaran kegiatan usaha sekaligus membantu pelaksanaan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan cakupan layanan yang luas, Jamkrindo terus memperkuat perannya sebagai lembaga penjaminan yang mendukung pertumbuhan UMKM-K dan aktivitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.
(lam)