LANGIT7.ID-Spanyol; Salah satu perwakilan Barcelona yang paling mengejutkan di Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung adalah pemain muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, yang menerima panggilan tak terduga ke turnamen tersebut.
Pindahnya striker berusia 18 tahun itu ke Barcelona bukan sekadar perekrutan akademi biasa. Ini adalah operasi yang panjang dan sulit, yang hampir gagal sebelum akhirnya terlaksana.
Menurut SPORT, Barcelona mempercepat ketertarikan mereka selama Piala Dunia U-20 pada Oktober 2025.
Striker asal Mesir itu tampil sangat baik di turnamen tersebut, dan kepala scouting Barca, Joao Amaral, adalah sosok yang sangat gigih mendorong kesepakatan ini.
Deco juga memainkan peran penting. Direktur olahraga tersebut secara pribadi membantu meyakinkan sang pemain bahwa Barcelona adalah tempat terbaik baginya untuk melanjutkan karier.
Klub memaparkan proyek olahraga mereka kepadanya. Hamza sudah menjadi bagian dari tim utama Al Ahly, sebuah pencapaian besar untuk pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun.
Barcelona menjelaskan dengan gamblang bahwa dia tidak akan langsung masuk ke tim utama, tetapi akan memiliki jalur pengembangan melalui struktur klub.
Jalur pengembangan yang menjadi pembedaPesan Barcelona kepada Hamza cukup sederhana. Jika pemain menunjukkan kualitas dan kepribadian, peluang tim utama tidak akan jauh lagi.
Barcelona tidak sekadar membuat janji manis. Buktinya nyata dalam diri pemain seperti Gavi, Fermin, Pau Cubarsi, dan Lamine Yamal.
Hamza sudah bermimpi bermain di klub Catalan sejak kecil. Kesempatan mengenakan seragam Blaugrana terlalu bagus untuk ditolaknya, meskipun ia harus mundur selangkah untuk kemudian melompat dua langkah ke depan.
Negosiasi dengan Al Ahly jauh lebih sulit. Klub asal Mesir itu awalnya menolak semua skenario kepergian dan bahkan meminta Hamza memperpanjang kontraknya terlebih dahulu sebelum dipinjamkan.
Rekrutan dengan intrik tim utamaHamza menerima risikonya, memperpanjang kontraknya dengan klub Mesir tersebut, dan akhirnya menyelesaikan kepindahannya. Setelah adanya komplikasi awal terkait izin kerja dan musim yang terganggu cedera, Barcelona sudah cukup melihat potensinya untuk percaya.
Klub telah mengaktifkan opsi pembeliannya senilai sekitar Rp26,25 miliar (€1,5 juta) plus bonus, dan kini ia menjadi bagian permanen dari daftar pemain Barcelona, dengan kontrak hingga 2029.
Dilaporkan bahwa klub telah memberitahunya bahwa Hansi Flick ingin melihatnya saat pramusim tim utama—sebuah sinyal kepercayaan yang besar.
Hamza masih berada di awal perjalanannya, tetapi Barcelona bekerja keras untuk memenangkan perburuan ini. Mari kita tunggu dan lihat apakah ia akan memanfaatkan kesempatannya di pramusim dan menjadi pemain tetap tim utama untuk Hansi Flick di musim mendatang.(*/saf/barcauniversal)
(lam)