Langit7, Jakarta - Tidak banyak bisnis yang bisa bertahan di era pergantian zaman. Hal itu karena sulitnya beradaptasi akan perubahan zaman yang begitu cepat.
Jika bisnis tidak berusaha menyesuaikan dengan terus berinovasi, pastilah tertinggal hingga menyebabkan kebangkrutan.
Tapi tahukah Sahabat Langit7, kalau di Indonesia sendiri memiliki satu brand yang bergerak di sektor bisnis jahit dan garmen yang berdiri bahkan sejak Indonesia belum merdeka, tepatnya pada sekitaran tahun 1930-an.
Baca juga: Tahan Hawa Nafsu, Mantan TKI Sukses Ternak Ayam PetelurIalah Kwong Tung Tailor, yang saat ini bisnisnya sudah turun kepada generasi ke-3 dari keluarga Asiong.
"Perkembangan bisnis Kwong Tung dari berdiri sampai saat ini cukup berkembang pesat. Di mana sampai pada generasi ke-3 ini kami tetep eksis dengan memperbaharui metode, teknik, dan pola setara dengan kualitas brand Italy," ujar Aliong kepada Langit7.id, yang merupakan generasi ke-3 di bisnis ini.
Kwong Tung menjadi salah satu tailor tertua di Indonesia. Bisnis ini bisa terus eksis karena strateginya yang terus berupaya memperbaiki seluruh kesalahan yang pernah dilakukan, baik dalam menghasilkan produk atau pun perkembangan bisnis.
Selain itu, Kwong Tung juga terus berupaya untuk mengembangkan inovasinya di sektor bisnis jahit dan garmen.
"Seiring dengan banyaknya pelanggan kami, bahkan hingga dikenakan pejabat tinggi dan publik figur, maka dari itu standard kualitas jahitan kami adalah yang utama, baik kerapihan dan polanya sendiri. Jadi agar pelangan dapat nyaman dan puas dari hasil jahitan kami," jelasnya.
Baca juga: Punya Peluang Besar, Indonesia Targetkan Kuasai Pasar Global untuk Komoditas RempahAliong mengaku akan terus mengasah kemampuan para SDM di Kwong Tung Tailor. Terlebih, dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, pihaknya berencana akan mengembangkan produk pakaian siap jadi.
"Jadi kepada para pemula jangan cepat menyerah. Terus belajar dan memperbaiki dari kesalahan, baik dari segi pola dan hasil jahitannya. Sebab, menjalani bisnis ini tidaklah mudah, karena ini adalah suatu keahlian yang harus terus di gali," tambahnya.
(zul)