LANGIT7.ID-Spanyol; Say war antar bintang yang sedang bertempur di piala dunia makin mengeras. Ini terbukti setelah tim Prancis menggilas Swedia, muncul respon dari bintang muda yang sedang bercahaya dari Spanyol, Lamine Yamal.
Anak muda berbakat yang bikin dunia sepakbola terkagum kagum ini, menganggap Prancis yang timnya penuh bintang itu dinilai tidak lebih baik dari Spanyol.
Padahal selama ini Prancis sebagai tim yang paling sulit dikalahkan di Piala Dunia 2026, namun Lamine Yamal, tidak melihat Les Bleus sebagai tim favorit juara piala dunia.
"Mereka belum pernah mengalahkan kami sejak Euro. Mereka tidak mungkin lebih baik dari kami," kata Yamal tentang Prancis dalam wawancara yang diterjemahkan dari El Partidazo de COPE.
Prancis dan Spanyol masuk ke Piala Dunia sebagai dua tim favorit juara. Les Bleus memiliki skuad yang boleh dibilang paling bertalenta di antara tim-tim yang berlaga di Amerika Utara, setelah mencapai final Piala Dunia pada 2018 dan 2022—dengan satu di antaranya berbuah gelar juara untuk Prancis. Pasukan Didier Deschamps tampak tak terbendung akhir-akhir ini, memenangkan tiga laga fase grup dengan agregat skor 10-2.
Sementara itu, Spanyol—yang mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024 dalam perjalanan mereka meraih gelar—belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi di Piala Dunia.
La Roja ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde di laga pembuka. Mereka bangkit dengan kemenangan 4-0 atas Arab Saudi, sebelum meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay. Yamal sendiri tidak dalam kondisi fit sepenuhnya di awal Piala Dunia dan memulai laga pertama negaranya dari bangku cadangan sebelum masuk di akhir pertandingan.
"Fase grup tidak berarti apa-apa," ujar Yamal.
Bintang berusia 18 tahun itu percaya bahwa Piala Dunia sesungguhnya baru dimulai di babak gugur.
"Saya tidak berpikir ada tim favorit," tambahnya. "Tentu saja, Prancis datang dengan level yang sangat tinggi, dalam performa yang sangat bagus. Mereka memiliki pemain-pemain hebat, tapi saya tidak berpikir mereka berada di atas siapa pun."
Prancis akan menghadapi Swedia di babak 32 besar, sementara Spanyol berhadapan dengan Austria. Kedua raksasa Eropa ini berada di sisi yang sama dari bagan babak gugur, yang berarti mereka berpotensi bertemu di babak semifinal.(*/saf/thescore)
(lam)