LANGIT7.ID, Mataram - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Nusa Tenggara Barat menginisiasi desa wisata berbasis budi daya lebah madu trigona. Lokasinya berada di Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran mengatakan, ada dua program yang dijalankan di desa wisata tersebut, yakni wisata alam dan wisata budi daya lebah madu trigona.
"Dua program itu merupakan salah satu bentuk komitmen YBM PLN NTB untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya di NTB," kata Lasiran dilansir antaranews.com, Kamis (15/7/2021).
Dia mengatakan, YBM sebagai pengelola zakat dari penghasilan pegawai PLN berkolaborasi dengan Lombok Eco International Connection (LEIC) mengoptimalkan produk lokal, lebah madu trigona 'Cahaya Asri'.
Program pendampingan kepada komunitas pembudidaya dimulai sejak Maret 2021 yang disertai dengan penyerahan 250 stup lebah madu trigona kepada 25 kepala keluarga (KK).
Dari 10 stup yang diserahkan, sebanyak lima stup yang dibudidaya di setiap KK, dan selebihnya dibudidayakan di pondok lebah madu "Cahaya Asri".
Dalam satu kali panen, kata Lasiran, komunitas bisa menghasilkan sebanyak 12,5 liter madu dari 125 koloni trigona. Panen dilakukan setelah 3-4 bulan budi daya.
Ketua Kelompok Trigona Cahaya, Saonah, menyambut baik pendampingan budi daya lebah madu yang dilakukan oleh YBM PLN NTB karena bisa menambah penghasilan keluarga setiap bulan.
"Dalam sebulan, dari lima stup yang dibudidaya, kami bisa memperoleh Rp100 ribu. Itu belum termasuk penambahan penghasilan dari kelompok. Sangat membantu sekali di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini," ujar Saonah.
Sebelumnya, YBM PLN juga telah melakukan pendampingan untuk program serupa di Dusun Rangsot Timur. Total stup yang sudah diserahkan sebanyak 500 stup untuk 50 KK selama dua tahun program berjalan.
(bal)