LANGIT7.ID, Jakarta,- - Lebih dari 336 ribu masyarakat tercatat mengikuti mekanisme pendaftaran undangan atau “
war ticket” untuk mengikuti Upacara Peringatan
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di
Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pemerintah membuka
pendaftaran undangan melalui laman Pandang Istana (
https://pandang.istanapresiden.go.id) pada 5-9 Agustus 2026.
Baca juga: War Ticket HUT Ke-81 RI Diserbu, 128 Ribu Orang Berebut Undangan ke Istana MerdekaMenteri Sekretaris Negara (
Mensesneg) Prasetyo Hadi mengapresiasi antusiasme tinggi masyarakat yang berpartisipasi dalam war ticket tersebut.
“Kami selaku Ketua Panitia, selaku Mensesneg menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi di dalam ‘war ticket’ untuk mendapatkan undangan,” ujar Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Rabu (12/8/2026).
Mensesneg mengatakan minat tinggi masyarakat jauh melampaui 5.500 slot undangan yang disediakan melalui mekanisme war ticket. Jumlah pendaftar selama empat hari bahkan mencapai lebih dari 336 ribu orang.
“Ini menunjukkan dan membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi,” ungkapnya.
Melihat antusiasme tinggi masyarakat, panitia menambah satu blok berkapasitas 3.400 orang untuk mengakomodir lebih banyak pendaftar. Tambahan kapasitas tersebut nantinya akan dibagi dalam dua sesi, yakni Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.
Masyarakat bisa memperebutkan tambahan undangan tersebut di laman Pandang Istana mulai Selasa, 11 Agustus 2026.
Baca juga: Siap-Siap War Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana, Begini Caranya“Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana,” jelas Prasetyo.
Selain penambahan kapasitas, pemerintah juga akan memberikan prioritas kepada masyarakat yang belum pernah mendapatkan kesempatan mengikuti upacara peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana. Kebijakan tersebut dilakukan agar kesempatan hadir dapat dirasakan secara lebih luas.
“Kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali,” lanjutnya.
Prasetyo juga menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif masyarakat di seluruh Indonesia dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Beragam perlombaan, kegiatan kreatif, tradisional hingga modern, menurutnya, menunjukkan semangat masyarakat untuk turut mengisi Bulan Kemerdekaan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sesuai bidang dan keahlian masing-masing dengan tetap menjunjung semangat persatuan dan kecintaan kepada Indonesia.
Baca juga: Kemenbud Gelar Upacara Bendera HUT ke-80 RI Bersama Kemendikdasmen & Kemendiktisaintek: Kolaborasi untuk Indonesia Emas“Tentu kita semua memiliki keahlian, memiliki profesi, memiliki bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia, mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkas Prasetyo.
(est)