LANGIT7.ID-Jakarta; Nama Sir Jim Ratcliffe tak pernah sepi dari sorotan sejak menjadi pemilik bersama Manchester United dan mengambil alih kendali operasional sepak bola klub. Bos INEOS itu datang dengan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan Setan Merah.
Namun, masa kepemimpinannya juga tak luput dari kritik tajam. Para suporter telah berulang kali memprotes Ratcliffe dan keluarga Glazer, dengan keluhan utama meliputi kenaikan harga tiket, kebijakan pemangkasan biaya, serta kekhawatiran terhadap arah masa depan klub.
Di sisi lapangan, perlahan tapi pasti, Manchester United mulai kembali berani berbelanja besar-besaran untuk skuad asuhan Michael Carrick. Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andrey Santos telah merombak total lini tengah musim panas ini. Sementara itu, Karl Darlow didatangkan untuk memperkuat sektor penjaga gawang.
Namun terlepas dari semua pengeluaran United selama bertahun-tahun, fakta menariknya adalah klub tersebut tak pernah sekalipun melakukan pembelian pemain senilai £100 juta (setara Rp2 triliun).
Pogba masih menjadi rekor pembelian termahal mereka, setelah kembali dari Juventus pada 2016 dengan harga £89 juta (sekitar Rp1,78 triliun) — sebuah rekor dunia pada masanya.
Hal itulah yang membuat kabar tentang investasi £130 juta (Rp2,6 triliun) dari Ratcliffe terlihat sangat menarik perhatian, terutama di tengah tren biaya transfer besar-besaran yang kini menjadi hal lumrah di kalangan rival-rival tradisional United.
Investasi Rp2,6 Triliun untuk Kapal Penangkap KarbonInvestasi yang dimaksud ternyata bukan untuk mendatangkan pemain baru ke Old Trafford, melainkan untuk memperluas proyek INEOS di luar sepak bola.
Menurut laporan The Telegraph, INEOS menggelontorkan dana sekitar £130 juta (Rp2,6 triliun) untuk membangun kapal baru dan meningkatkan fasilitas pelabuhan guna mendukung operasi penangkapan karbon di Denmark.
Ratcliffe memesan kapal bernama Carbon Destroyer 1, sebuah kapal khusus yang dirancang untuk mengangkut ribuan ton CO2 cair dari Pelabuhan Esbjerg ke tengah Laut Utara.
Kapal ini merupakan bagian dari proyek Project Greensand, di mana infrastruktur minyak yang sudah ada dialihfungsikan untuk menyimpan karbon dioksida jauh di bawah dasar laut.
INEOS berencana mengembangkan operasi ini menjadi jauh lebih besar lagi. Sir Jim Ratcliffe bahkan membayangkan armada kapal yang mampu mengangkut CO2 ke lepas pantai untuk disimpan secara permanen.
Jadi, meskipun para pendukung Manchester United tak akan menyambut bintang anyar seharga Rp2,6 triliun di Old Trafford, Ratcliffe tetap telah menyetujui investasi yang nilainya jauh lebih besar daripada biaya transfer pemain termahal sepanjang sejarah klub.(*/saf/centredevils)
(lam)