LANGIT7.ID-, Jakarta - - Aktris asal Amerika Serikat,
Susan Sarandon mengatakan dirinya kehilangan kesempatan bermain dalam sejumlah film
Hollywood. Menurut Sarandon hal tersebut disebabkan karena
dukungannya pada Palestina dan kritikannya pada situasi di Gaza.
Sarandon menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Festival Film Venesia pada Ahad lalu. Sarandon mengatakan, meski saat ini narasi tentang
konflik di Gaza sudah banyak berubah pada masyarakat umum namun kondisinya berbeda di
industri film Hollywood.Baca juga: Miris! Susan Sarandon Diblacklist Hollywood Gara-gara Dukung Palestina“Dalam hal struktur kekuasaan, saya masih kehilangan film-film baru-baru ini karena ada agensi yang masih mengatakan kepada orang-orang untuk tidak mempekerjakan saya,” ujar Sarandon, berdasarkan video pernyataannya yang beredar secara daring.
Sarandon menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Festival Film Venesia untuk mempromosikan film
The Echo Chamber, produksi Italia yang disutradarai Andrea Pallaoro. Dalam film tersebut, Sarandon beradu akting dengan Alicia Vikander dan Luca Marinelli.
Sarandon mengatakan bahwa Pallaoro tetap memilihnya untuk film tersebut meski ada peringatan agar tidak melakukannya. Ia pun mengaku berterima kasih kepada sang sutradara karena tidak mengikuti peringatan tersebut.
Sebelumnya Sarandon dipecat oleh agensinya, United Talent Agency (UIA), yang telah bekerja dengannya sejak tahun 2014.
Pemutusan hubungan kerja itu merupakan buntut dari aksi Sarandon yang menghadiri demo pro-Palestina di Union Square, New York pada November 2023.
Dalam aksinya, Sarandon berbicara tentang antisemitisme yang meningkat di AS. Ia juga mengatakan bahwa warga Yahudi di AS dengan "merasakan" hal yang sama dialami umat Muslim di negara tersebut.
Meski sempat meminta maaf atas pernyataannya pada Desember 2023, namun hal tersebut tidak mengubah pandangan industri film di Hollywood padanya.
Baca juga: Kandidat Pro-Palestina Angie Nixon Menang di Pemilu Senat ASDalam konferensi pers di Venesia, Sarandon mengatakan dirinya tetap merasa diterima oleh banyak orang di luar struktur industri yang menurutnya masih menentangnya.
“Saya menemukan keluarga saya, saya menemukan orang-orang saya, dan saya baik-baik saja,” ujarnya.
Pernyataannya kemudian disambut tepuk tangan dari hadirin.
Kembali Tampil di Festival Film VenesiaDi film terbarunya, The Echo Chamber, Sarandon memerankan seorang penyanyi rock yang telah pensiun tetapi kemudian kembali tampil. Film tersebut melakukan pemutaran perdana di Festival Film Venesia.
Penampilannya mendapat perhatian positif dari kritikus film The Hollywood Reporter. Kritikus Sheri Linden menilai peran tersebut sangat cocok untuk Sarandon dan memuji penampilannya, termasuk kemampuan bernyanyi dalam sejumlah lagu orisinal yang menjadi bagian dari film.
Karier layar lebar Sarandon sendiri dimulai lebih dari lima dekade lalu melalui film musikal
The Rocky Horror Picture Show.
(Sumber: The Hollywood Reporter)(est)