LANGIT7.ID-Jakarta; Saat kendaraan bergerak pada kecepatan rendah, terutama ketika parkir, beban pada rak kemudi relatif tinggi. Kondisi inilah yang disebut lebih memungkinkan terjadinya masalah pada sistem pemasangan rak kemudi dalam recall yang melibatkan ratusan ribu kendaraan Volkswagen (VW) dan Audi.
Total ada 208.724 unit kendaraan yang harus ditarik kembali. Masalahnya berada pada baut pemasangan rak kemudi di sisi kanan yang rentan terhadap paparan kelembapan.
Paparan tersebut dapat memicu korosi hingga menyebabkan kepala baut patah.
Jika baut mengalami kegagalan, rak kemudi hanya akan bertumpu pada satu baut lainnya. Dalam kondisi tertentu, hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian rangka depan kendaraan.
VW menyebut pengemudi sebenarnya dapat mendengar tanda tertentu sebelum terjadi kegagalan pada sistem pemasangan rak kemudi.
Tanda tersebut berupa suara berderak atau ketukan yang tidak biasa dari bagian depan kendaraan.
Menariknya, risiko tersebut lebih mungkin terjadi ketika kendaraan bergerak pada kecepatan rendah, terutama saat parkir ketika beban pada rak kemudi relatif tinggi. Kondisinya berbeda dengan ketika kendaraan melaju di jalan tol.
Recall ini mencakup tiga model kendaraan. Rinciannya adalah VW Tiguan tahun produksi 2018 sebanyak 85.713 unit, VW Atlas produksi 2018-2019 sebanyak 82.601 unit, serta Audi Q3 model tahun 2019-2021 sebanyak 40.410 unit.
Persoalan tersebut pertama kali diketahui VW pada Oktober 2024. Namun, penarikan kembali baru diumumkan hampir dua tahun kemudian.
Masalah yang ditemukan berpusat pada baut yang mengikat rak kemudi. Komponen tersebut berada di sisi kanan dan dinilai rentan terhadap paparan kelembapan.
Untuk menangani persoalan itu, seluruh kendaraan terdampak akan mendapatkan penggantian baut rak kemudi sisi kanan.
Baut pengganti akan menggunakan lapisan yang memiliki ketahanan korosi lebih baik. Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko kerusakan sekaligus memastikan rak kemudi tetap terpasang kuat pada rangka depan kendaraan.
Penanganan ini akan dilakukan pada seluruh kendaraan yang masuk dalam recall, terlepas dari apakah kendaraan tersebut sudah menunjukkan gejala kerusakan atau belum. (CarsCoops/bil)
(lam)