Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 24 September 2026
home global news detail berita

Nasaruddin Umar Kumpulkan Imam Besar dari 39 Negara di Jakarta, Bahas Perdamaian Dunia

tim langit 7 Kamis, 24 September 2026 - 09:35 WIB
Nasaruddin Umar Kumpulkan Imam Besar dari 39 Negara di Jakarta, Bahas Perdamaian Dunia
LANGIT7.ID-Jakarta; Sebanyak 47 delegasi dari 39 negara telah mengonfirmasi kehadiran dalam International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 25–28 September 2026. Forum ini tidak hanya menjadi pertemuan pemuka agama, tetapi juga dirancang menghasilkan kesepakatan dan wadah permanen untuk merespons persoalan global.

Salah satu hasil yang akan dibahas adalah Jakarta Understanding. Deklarasi tersebut akan merekomendasikan peran strategis masjid sebagai pusat peradaban, penguatan ekonomi umat, sekaligus benteng utama penangkal radikalisme dan kekerasan.

Untuk menjaga keberlanjutan hasil forum, peserta juga direncanakan membentuk Grand Imam's World Council atau Dewan Imam Besar Dunia.

Menteri Agama (Menag) RI Prof KH Nasaruddin Umar mengatakan struktur lembaga tersebut akan dibentuk dalam rangkaian IGIC 2026. Kepemimpinannya juga akan ditetapkan untuk periode tertentu.

"Nanti kita akan bentuk strukturnya dan menunjuk presiden yang memimpin Grand Imam's World Council ini untuk periode tertentu,” ujar dia.

Menurut Menag yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, wadah tersebut akan menjadi semacam persatuan imam-imam besar dunia untuk menciptakan kebersamaan dan mengantisipasi persoalan global.

Forum ini akan mempertemukan peserta dari berbagai kawasan, mulai dari Arab Saudi, Mesir, kawasan Skandinavia, Eropa Timur, Amerika Serikat, Amerika Latin, Korea Selatan, Jepang, hingga negara-negara di Asia Tenggara.

Rangkaian IGIC 2026 dipusatkan di tiga lokasi utama. Masjid Istiqlal digunakan untuk pertemuan umum dan dialog spiritual, sedangkan Hotel Grand Sahid Jaya menjadi lokasi sidang komisi sekaligus penginapan peserta.

Konferensi juga melibatkan tokoh keagamaan lokal dari Ikatan Perhimpunan Imam Masjid Seluruh Indonesia (IPIM), akademisi, pengamat perdamaian, serta tokoh-tokoh lintas agama non-Muslim dalam sesi pembukaan dan gala dinner.

Persoalan kemanusiaan turut menjadi bagian penting dalam pertemuan tersebut, khususnya penderitaan rakyat Palestina di Gaza. Imam Besar Palestina dijadwalkan hadir secara langsung dan berbicara di depan jamaah serta delegasi dunia.

Menag menuturkan Imam Besar Palestina merupakan sahabatnya yang selalu memberikan statement-statement mencerahkan dan dapat diterima oleh semua pihak, baik saat berkunjung ke Amerika Serikat maupun ke negara lainnya.

“Mereka juga minta waktu untuk berbicara dengan umat kita di masjid, dan sebagian delegasi luar negeri bahkan sudah mulai berdatangan," kata dia.

Gagasan utama lain yang dibawa Menag dalam konferensi ini adalah spiritual diplomacy atau diplomasi berbasis bahasa agama. Pendekatan tersebut ditujukan untuk meredam berbagai ketegangan dan konflik internasional yang kerap menemui jalan buntu.

Dalam Konferensi Pers di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026), Menag menjelaskan pola diplomasi internasional selama ini cenderung terlalu kaku dan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

"Kita tahu bahwa diplomasi yang kita kembangkan selama ini sangat formal, terlalu legal-formalistik, akhirnya juga mentok di mana-mana. Nah, kita mencoba untuk menggunakan pendekatan spiritual diplomacy. Kita sangat yakin bahwa dengan menggunakan bahasa agama ini, ada kesadaran untuk berdiplomasi secara nurani," ujar Menag.

Menurut Menag, pesan agama memuat prinsip esensial bahwa kemanusiaan adalah satu atau humanity is only one. Nilai tersebut diyakini mampu menembus sekat-sekat perbedaan etnis, warna kulit, jenis kelamin, hingga batas geografis suatu negara.

Karena itu, apabila para pemimpin agama menyentuh aspek substansial tersebut, dorongan perdamaian dinilai akan lebih efektif diterima oleh pihak-pihak yang berselisih.

Di sisi lain, IGIC 2026 juga akan membawa pembahasan mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI). Menag mengatakan wadah para imam besar dunia nantinya dapat memberikan panduan moral terhadap perkembangan teknologi tersebut agar tidak merusak peradaban manusia.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 24 September 2026
Imsak
04:17
Shubuh
04:27
Dhuhur
11:48
Ashar
14:57
Maghrib
17:51
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan