Langit7, Jakarta - Sekilas, ayam pelung sangat mirip dengan ayam kampung pada umumnya. Namun, ketika berkokok, ayam pelung akan mengeluarkan suaranya yang lebih panjang ketimbang ayam pada umumnya.
Inilah yang menjadi ciri khas dari ayam pelung sehingga banyak diminati oleh kalangan pehobi. Selain seni kokoknya, ayam pelung juga biasa dikonsumsi.
![Prospek Bisnis Menjanjikan dari Ternak Ayam Pelung]()
Hal itulah yang membuat ayam dengan lokaliti Cianjur, Jawa Barat ini cukup memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Seperti yang dilakukan oleh Abdul Holip yang mulai melakukan ternak ayam pelung.
"Saya suka postur ayam pelung ini yang besar dan tinggi. Selain itu juga ada nilai seni yang tinggi dari ayam ini," ujarnya dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga: Gagal Jadi Tentara, Muslim Ini Raih Omzet Rp450 Juta dari BelimbingMenurutnya, untuk menghasilkan ayam pelung berkualitas diperlukan indukan yang berkualitas pula. Untuk itu, kata dia, diperlukan relasi dari komunitas ayam pelung ini untuk bisa mendapatkan calon indukan ayam yang berkualitas baik.
Selain itu, faktor perawatan juga menjadi hal lain yang perlu diperhatikan. Seperti menjaga ketersediaan pakan dan kebersihan kandang.
"Sementara untuk suara kokoknya yang panjang, itu biasa kita setting dari pakannya saja, seperti memberikan makanan yang mengandung protein tinggi," katanya.
![Prospek Bisnis Menjanjikan dari Ternak Ayam Pelung]()
Melalui peternakan ayam pelungnya, Farm Sengon Pelung, ia mengaku mendapatkan banyak manfaat dan keuntungan. Pasalnya, ayam pelung yang tidak memiliki bakat seni atau pun memasuki usia tua juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi.
Ia menyebutkan, biasa menjual ayam pelung kepada komunitasnya. Untuk ayam berkualitas paling tinggi, ia biasa menjualnya dengan harga Rp2,5 juta per ekornya.
"Tapi kalau untuk kualitas biasa, saya biasa jual dikisaran Rp600-700 ribu. Paling murah Rp450 ribu," tambahnya.
Baca juga: Niat Berbagi Manfaat, Lulusan Pesantren Ini Sukses Ekspor Batu AlamSaat ini, di Depok sendiri baru ia sendiri yang menjalankan usaha peternakan ayam pelung. Sehingga hal itu menjadikannya selalu banjir orderan dari kalangan pehobi dan komunitasnya.
"Intinya dalam usaha, jangan cepat puas dan jangan gampang menyerah. Mungkin diawal sulit, tapi terusin lagi aja untuk memahami seluk-beluk dalam bidang yang dijalankan," tambahnya.
(zul)