Langit7, Tulungagung -
Tulungagung Stone Mosaics adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan produksi mosaik batu alam. Bahan baku yang digunakan di sini, antara lain marmer dan batu alam.
Saat ini,
Tulungagung Stone Mosaics diketuai oleh Muhammad Tarmudi (42). Seorang lulusan pesantren yang kini sukses mengembangkan usaha tersebut hingga mencapai pasar ekspor.
![Niat Berbagi Manfaat, Lulusan Pesantren Ini Sukses Ekspor Batu Alam]()
Tarmudi mengisahkan, pada 2005 silam, ia sempat dimintai tolong oleh rekannya untuk mengajar di sebuah lembaga pendidikan pesantren. Di tempat itulah terdapat unit usaha mosaik batu alam yang kini digelutinya hingga meraih kesuksesan.
"Tidak ada kenikmatan, tidak ada kesehatan yang diraih kecuali setelah kelelahan," katanya dikanal Youtube PecahTelur.
Baca juga: Sukses Jadi Sociopreuneur, Hasilkan Tepung Mocaf Berdaya Saing Global Tulungagung Stone Mosaics mampu meramaikan pasar global dengan mengekspor produknya ke berbagai negara tujuan. Di antaranya, Florida, Miami, Kanada, Australia, dan negara lainnya.
Walaupun pada awal pengiriman ekspor produknya terdapat berbagai kendala. Namun, seiring waktu hal itu dijadikan pembelajaran oleh Tarmudi untuk bisa memenuhi keinginan konsumennya.
"Ketika ada hambatan di bidang usaha jangan menyerah, karena itu sebagai tantangan yang harus dicari solusinya," jelasnya.
Baca juga:
Sukses Punya Tujuh Cabang Toko dengan Konsep Spiritual CompanyDari yang tadinya memproduksi mosaik di sebuah garasi, dalam perkembangannya kini Tarmudi sudah mampu menyewa dan memiliki gudang produksinya sendiri. Hal itu juga yang turut membantunya dalam pemasaran.
Sebab, selain tempat produksi, di gudang itu juga kerap terjadi transaksi terhadap berbagai produknya.
Tarmudi menyebutkan rahasia kesuksesan usahanya karena sering menyantuni anak yatim. Bahkan, di setiap bulannya, ia selalu menambah jumlah anak yatim yang dibantunya.
![Niat Berbagi Manfaat, Lulusan Pesantren Ini Sukses Ekspor Batu Alam]()
Saat ini, kata dia, sudah terdapat 25 anak yang selalu ia santuni setiap bulannya. Hal itu diyakini sebagai kunci untuk mendapatkan kesuksesan dalam usaha.
"Jadi doanya jangan minta kaya. Sudah cukuplah rezeki yang dibagikan Allah kepada hambaNya. Doa saya, minta dijadikan anak, cucu, dan keluarga, semua menjadi sebab kebaikan, kemaslahatan, kebahagiaan, manfaat dan jalan rezeki bagi banyak orang," jelasnya.
Dengan niat yang baik, lanjut Tarmudi, pasti akan memudahkan apa pun usaha yang dijalankan setiap orang.
(zul)