Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Sukses Jadi Sociopreuneur, Hasilkan Tepung Mocaf Berdaya Saing Global

mahmuda attar hussein Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:30 WIB
Sukses Jadi Sociopreuneur, Hasilkan Tepung Mocaf Berdaya Saing Global
Singkong sebagai bahan baku tepung mocaf. Foto: YouTube CapCapung
Langit7, Jakarta - Tepung mocaf merupakan tepung ubi kayu yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti butiran beras. Memiliki cita rasa yang mirip dengan rasa beras, kandungan gizinya pun tak kalah lengkap, seperti karbohidrat, protein, dan mineral yang cukup.

Namun begitu, tepung mocaf masih dianggap sebagai bahan makanan bagi orang pinggiran. Padahal tepung berbahan dasar singkong ini cukup diminati oleh masyarakat di negara-negara Eropa.

Tidak ingin membuang kesempatan yang ada, muslim asal Banjarnegara, Riza Azyumarridha terjun langsung untuk meramaikan kebutuhan masyarakat Eropa dengan memproduksi tepung mocaf.

Melalui usahanya, Rumah Mocaf Indonesia, Riza memulai usahanya sejak 2014 lalu. Memanfaatkan banyaknya singkong di Banjarnegara, ia mulai memberdayakan kalangan anak muda untuk bisa produktif.

"Kebetulan Banjarnegara merupakan penghasil singkong terbesar. Dari situlah kami tergerak hatinya untuk bisa menyelesaikan masalah petani singkong, karena singkong dibiarkan berhektar-hektar membusuk di lahan yang ada," ujarnya dikanal Youtube CapCapung.

Baca juga: Modal Satu Sendok, Kini Sukses Punya 20 Kolam Kultur Daphnia

Berkonsultasi dengan kalangan akademisi, Riza menemukan ide untuk mengolah singkong menjadi tepung mocaf atau modified cassava flour. Dengan begitu, singkong memiliki memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Sukses Jadi Sociopreuneur, Hasilkan Tepung Mocaf Berdaya Saing Global
Melalui Rumah Mocaf, ia berupaya mempertemukan antara petani, anak muda, dan ibu rumah tangga. Sehingga dapat menyatukan antara kegiatan sosial dan kegiatan bisnis menjadi sociopreneur.

"Jadi ini bisnis yang berkeadilan, profitable, dan sustainability. Tapi tidak mengeksploitasi petani, juga tidak mencemari lingkungan," jelasnya.

Dalam produksinya itu, Rumah Mocaf melibatkan petani singkong dengan konsep integrated farming. Pertanian singkong yang menggunakan sistem organik dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Selanjutnya, ia juga memberdayakan ibu-ibu yang tadinya kurang produktif untuk bisa turut andil dalam pengolahan fermentasi sampai menjadi chip mocaf kasar. Sehingga muncul perputaran perekonomian baru.

"Nah anak-anak muda itu sebagai fasilitator yang mendampingi petani dan pengrajin. Tugasnya adalah melakukan branding, packaging, pemasaran, quality control, dan melakukan pendampingan terhadap petani dan pengrajin sampai melakukan penetrasi pasar, baik di dalam maupun luar negeri," tambahnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Mengaku Teladani Nabi Muhammad SAW Saat Rintis dan Besarkan Bisnis

Riza berupaya menyosialisasikan produknya itu kepada masyarakat luas. Pasalnya, tepung mocaf juga memiliki daya saing kualitas baik dengan tepung terigu yang biasanya didapatkan dari impor.
Sukses Jadi Sociopreuneur, Hasilkan Tepung Mocaf Berdaya Saing Global
Selain itu, pihaknya juga kerap kali mengedukasi kepada masyarakat terkait inovasi produk turunannya menjadi cookies siap makan. Termasuk mie sehat, kue pie, dan gula singkong cair.

"Meskipun kita sudah ekspor, tapi itu bukan tujuan utama kami. Karena kita ingin membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa tepung mocaf yang dari singkong ternyata malah diterima di negara-negara Eropa. Memang karena tepung ini merupakan tepung sehat," jelasnya.

Ia meyakini, kedaulatan pangan lokal bisa terwujud jika masyarakat bisa memanfaatkan produk hasil dalam negeri sendiri. Terpenting, kata dia, hal itu bisa mengangkat martabat petani singkong.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)