Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 18 Oktober 2026
home global news detail berita

Pengerahan 48 Pesawat dan Helikopter serta 60.000 Lebih Personel Tunjukkan Keseriusan Prabowo Tangani Karhutla

ahmad zuhdi Ahad, 18 Oktober 2026 - 10:10 WIB
Pengerahan 48 Pesawat dan Helikopter serta 60.000 Lebih Personel Tunjukkan Keseriusan Prabowo Tangani Karhutla
LANGIT7.ID-Jakarta; -

Indonesia Political Review (IPR) menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mengerahkan 48 pesawat dan helikopter serta lebih dari 60.000 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi sekaligus menyelesaikan persoalan karhutla di Indonesia.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, mengatakan bahwa karhutla merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan cepat, terukur, dan berkelanjutan. Karena itu, langkah Presiden mengerahkan sumber daya besar harus dilihat sebagai bentuk keseriusan negara dalam melindungi masyarakat dan lingkungan.

“Menurut IPR, pengerahan 48 pesawat dan helikopter serta lebih dari 60.000 personel menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam menangani dan menyelesaikan persoalan karhutla. Pemerintah tidak tinggal diam, melainkan melakukan berbagai upaya untuk memperkuat penanganan di lapangan,” ujar Iwa dalam keterangan yang diterima, Ahad (18/10/2026).

Menurutnya, masyarakat tentu berhak menyampaikan kritik dan menuntut hasil maksimal dari pemerintah. Namun, penilaian terhadap penanganan karhutla juga harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai langkah yang telah dijalankan sejak awal tahun.

“Jangan sampai muncul persepsi bahwa pemerintah tidak bekerja sama sekali. Faktanya, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pemadaman darurat, penguatan koordinasi pusat dan daerah, pembentukan satgas, operasi modifikasi cuaca, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi dan memadamkan titik api,” jelasnya.

Baca Juga: Irfan Hakim Pamer Kado Kuda Putih dari Raffi Ahmad, Warganet Singgung Karhutla

Iwan menambahkan, keseriusan pemerintah juga perlu dilihat dari upaya membangun sistem pencegahan agar karhutla tidak terus berulang setiap musim kemarau. Penanganan tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi harus disertai mitigasi jangka panjang, khususnya di kawasan gambut yang rentan terbakar.

“Persoalan karhutla tidak bisa diselesaikan hanya dengan pemadaman. Kita membutuhkan pengelolaan gambut yang lebih baik, deteksi dini, pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab,” tegasnya.

IPR memandang bahwa upaya pemerintah harus terus diperkuat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, serta partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pengerahan sumber daya dapat memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Iwan menekankan bahwa keberhasilan penanganan karhutla harus diukur berdasarkan hasil di lapangan, seperti penurunan jumlah titik api, terkendalinya luas lahan terbakar, membaiknya kualitas udara, serta berkurangnya dampak terhadap kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo tidak berarti menutup ruang kritik. Sebaliknya, kritik harus menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan seluruh upaya pemerintah berjalan efektif. Yang terpenting adalah bagaimana negara hadir melindungi masyarakat dan memastikan karhutla tidak terus menjadi persoalan berulang,” ungkapnya.

Iwan menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan keseriusan pemerintah sekaligus dukungan seluruh elemen bangsa. Karena itu, publik perlu melihat persoalan ini secara proporsional, mengapresiasi langkah konkret yang telah dilakukan, sekaligus mendorong perbaikan pada aspek yang masih membutuhkan penguatan.

Baca Juga: Anak Didik Harus Tetap Peroleh Pendidikan Aman dan Berkualitas dari Efek Karhutla

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 18 Oktober 2026
Imsak
04:04
Shubuh
04:14
Dhuhur
11:41
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan