Melalui video yang diunggah di akun Instagram @jonatanchristiefoundation,Jonatan menyampaikan bahwa donasi tersebut disalurkan untuk tiga fokus utama, yakni penyelamatan satwa liar, pemulihan hutan, serta bantuan kesehatan bagi anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.
Jonatan mengaku keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Ia merasa bonus yang diterimanya bukan hanya untuk dinikmati sendiri, tetapi juga bisa menjadi kesempatan untuk membantu orang lain.
"Ada saatnya kita perlu melihat lebih jauh dari kebutuhan diri kita sendiri dan mengambil bagian dalam membantu orang lain," ungkap Jonatan dalam video tersebut, dilihat Ahad (8/11/2026).
Jonatan menjelaskan, tiga hal yang menjadi perhatian utamanya dalam menyalurkan donasi tersebut.
Pertama, penyelamatan dan perlindungan satwa liar yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan. Untuk tujuan ini, ia ingin mendukung upaya penyelamatan satwa melalui Yayasan Kalaweit Indonesia.
Kedua, pemulihan hutan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Jonatan akan mendukung program penanaman kembali pohon melalui penggalangan dana yang dilakukan Jerhemy Owen dan Feri Irwandy.
Ia berharap upaya penanaman pohon dapat menjadi langkah untuk memulihkan alam dan menjaga kelestarian lingkungan.
Ketiga, bantuan kesehatan bagi anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran, khususnya mereka yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Jonatan mengaku prihatin membayangkan anak-anak harus menghadapi gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara, padahal mereka seharusnya bisa bermain, belajar, dan menikmati masa kecil.
Karena itu, ia ingin membantu memenuhi kebutuhan kesehatan dan penanganan medis bagi anak-anak terdampak melalui pihak-pihak yang kompeten.
Dalam unggahannya, Jonatan juga mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap para korban karhutla sesuai kemampuan masing-masing.
Ia menegaskan bahwa kepedulian tidak harus diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar. Masyarakat bisa berkontribusi melalui donasi, tenaga, waktu, maupun menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat.
Jonatan berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus membantu memulihkan kehidupan satwa liar dan lingkungan yang rusak.
"Saya tahu bahwa bantuan ini tidak bisa menyelesaikan semua masalah yang ada. tetapi setidaknya saya berhadap ada kehidupan yang bisa kita bantu. Ada harapan yang bisa kita tumbuhkan kembali dan ada beban yang bisa kita ringankan bersama," kata Jonatan.
Di akhir video, Jonatan mengangkat tiga jari sebagai simbol dari tiga fokus kepeduliannya, yakni For the Forest, For the Animal, and For the People (Untuk Hutan, Satwa, dan Manusia).
Melalui keputusan tersebut, Jonatan berharap semakin banyak orang tergerak untuk mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan pertolongan.
"Kita mungkin memiliki kemampuan dan keadaan yang berbeda-beda. Tidak semua orang bisa membantu dalam jumlah besar. Dan tidak semua orang harus membantu dengan cara yang sama. Tetapi saya percaya bahwa setiap bentuk kepedulian sekecil apapun itu tetap memiliki arti yang sangat besar,"
""Saya berharap kita semua dapat mengambil bagian dengan cara kita masing-masing untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan," ajak Jonatan Christie.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”