LANGIT7.ID-Guangzhou;Tidak disangka sangka ternyata duet dadakan Janice Tjen dan petenis sangat senior Venus William bisa kompak dan tampil garang.
Terbukti, duet lintas generasi ini melangkah ke perempat final ganda putri Guangzhou Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Ekaterine Gorgodze/Kimberley Zimmermann 6-0, 7-5 di 16 besar, Senin, di Nansha International Tennis Center, Guangzhou. Pertandingan tuntas dalam satu jam 11 menit.
Yang menarik, kemenangan ini bukan lahir dari dominasi satu pemain saja. Williams menyuplai tenaga dari baseline, sementara Janice menutup rapat celah di depan net. Kombinasi itu membuat pertahanan Gorgodze/Zimmermann kewalahan sejak gim pertama.
Set pertama jadi panggung sempurna bagi chemistry mereka. Enam gim beruntun disapu bersih tanpa balas — sebuah pernyataan bahwa pasangan ini tak butuh waktu lama untuk saling memahami.
Set kedua berbeda cerita. Gorgodze/Zimmermann menemukan ritme dan memberi perlawanan sengit. Aksi saling kejar poin dan saling mematahkan servis mewarnai jalannya pertandingan hingga kedudukan 5-5. Di sinilah kematangan mental Williams berpadu dengan determinasi tinggi Janice menjadi pembeda. Mereka mengamankan gim kesebelas, lalu mematahkan servis lawan di gim berikutnya untuk menutup laga 7-5.
Di delapan besar, Janice/Williams akan menghadapi pemenang laga antara Lyudmyla Kichenok/Makoto Ninomiya versus Jesika Maleckova/Miriam Skoch.
Bagi Janice, bermain berdampingan dengan pemilik tujuh gelar Grand Slam tunggal itu bukan hanya soal pengalaman — ini adalah pelajaran langsung tentang bagaimana bertarung di momen-momen kritis. Dan sejauh ini, duet tersebut membuktikan bahwa kolaborasi lintas generasi bisa menjadi resep yang manis.
Janice Tjen Diunggulkan di Laga 32 Besar Guangzhou Open 2026 Melawan Polina Kudermetova
Petenis Indonesia Janice Tjen difavoritkan untuk memenangkan pertandingan babak 32 besar Guangzhou Open 2026 melawan Polina Kudermetova.
Berdasarkan proyeksi sejumlah analis, Janice diprediksi keluar sebagai pemenang, meski pertandingan diperkirakan berjalan ketat dan berpotensi berlangsung dalam dua atau tiga set. Peluang kemenangan Janice diperkirakan berada di kisaran 52 hingga 62 persen, sementara Kudermetova memiliki peluang sekitar 47,8 persen.
Dari sisi odds prediksi Janice berada di kisaran 1,56–1,60, sedangkan Kudermetova di kisaran 2,38–2,41 — sebuah gambaran bahwa laga ini memang tak akan mudah bagi kedua pemain.
Faktor kunci pertandingan ini terletak pada konsistensi permainan baseline Janice yang memberinya keunggulan stabil. Namun, daya serang Kudermetova berpotensi membuat jalannya set tetap kompetitif dan penuh tekanan.
Dengan modal konsistensi tersebut, Janice berpeluang besar melanjutkan langkahnya di turnamen ini — tetapi ia tetap perlu mewaspadai agresivitas lawan yang bisa mengubah arah pertandingan kapan saja.(*/saf)
(lam)