Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 28 Oktober 2026
home global news detail berita

Hasil Pemilu Israel: Tidak Ada Pemenang Yang Pasti, Warga Arab Jadi Penentu

sururi alfaruq Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:36 WIB
Hasil Pemilu Israel: Tidak Ada Pemenang Yang Pasti, Warga Arab Jadi Penentu
Jajak pendapat menunjukkan belum ada blok politik di Israel yang mampu meraih mayoritas 61 kursi untuk membentuk pemerintahan baru.
LANGIT7.ID-Israel;
Hasil jajak pendapat menunjukkan tidak ada partai atau blok yang diproyeksikan meraih mandat jelas untuk membentuk pemerintahan baru di Israel. Berdasarkan hasil sementara, blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu meraih 56 kursi, sementara aliansi oposisi 48 kursi. Dengan demikian, tidak ada blok yang mencapai 61 kursi—ambang mayoritas di parlemen 120 kursi—sehingga negosiasi politik diperkirakan akan berlangsung berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Proyeksi Kursi

Blok pendukung Netanyahu (56 kursi):

· Likud: 28
· United Torah Judaism:8
· Shas: 7
· Otzma Yehudit: 7
· Religious Zionism: 6

Blok oposisi (48 kursi):

· Yashar: 21
· B'Yachad: 11
· Yisrael Beytenu: 8
· The Democrats: 8

Partai-partai yang dipimpin Arab diproyeksikan meraih 16 kursi (Joint List 12, Ra'am 4). Jika partai lain bersedia bekerja sama, mereka berpotensi menjadi penentu arah koalisi.

Reaksi Partai

Gadi Eisenkot, penantang utama Netanyahu, menilai hasil ini menunjukkan "kurangnya kepercayaan" terhadap Netanyahu. Sementara pemimpin oposisi Yair Lapid menyebut blok perdana menteri mengalami "kekalahan telak". Namun Menteri Luar Negeri Gideon Saar dari Likud menilai perayaan oposisi terlalu dini, dan menegaskan Likud tetap partai terbesar di Israel.

Proses Selanjutnya

Setelah hasil akhir diumumkan pada 4 November, Presiden Isaac Herzog akan berbicara dengan para pemimpin partai dan menunjuk kandidat yang dinilai paling berpeluang membentuk pemerintahan. Kandidat tersebut memiliki waktu hingga 42 hari untuk membangun koalisi. Jika gagal, Herzog dapat menunjuk anggota Knesset lain, dan jika masih gagal, pemilu baru harus digelar dalam 90 hari.

Akankah Oposisi Berkoalisi dengan Partai Arab?

Meski partai-partai Arab berpotensi menjadi penentu, baik Netanyahu maupun Eisenkot menolak bekerja sama dengan mereka. Analis menilai sikap ini akan sulit dipertahankan mengingat tanpa dukungan blok Arab, mencapai 61 kursi akan sangat sulit. Salah satu skenario yang mungkin adalah partai Arab memberikan dukungan di Knesset tanpa masuk kabinet.

Pernahkah Ini Terjadi?

Ya. Kebuntuan politik antara 2019 dan 2020 memaksa tiga putaran pemilu. Hasilnya adalah kesepakatan pembagian kekuasaan antara Netanyahu dan Benny Gantz, yang kemudian runtuh setahun kemudian.(*/saf/aljazeera)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 28 Oktober 2026
Imsak
04:00
Shubuh
04:10
Dhuhur
11:40
Ashar
14:53
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan