LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Badan usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menilai pengusaha dari kalangan muslim memiliki peran besar untuk memulihkan ekonomi nasional. Keterlibatan dari anggota kelompok santri, pesantren, ataupun pemuda masjid diprediksi dapat mempercepat pertumbuhan yang signifikan.
Melihat potensi dan peluang tersebut, Erick mengajak para santri, pesantren, dan pemuda-pemudi masjid untuk sama-sama bekerja dan berkreasi untuk bangsa. Erick tidak mau market Indonesia justru menjadi pertumbuhan bagi bangsa lain.
“Kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa kita,” kata Erick saat memberikan sambutan dalam program EMAS (Ekonomi Masjid) dan peluncuran Leaderpreneur di Masjid Istiqlal, dikutip akun instagram-nya, dikutip Sabtu (30/10/2021).
Kemajuan dan keberlanjutan dari usaha-usaha yang menargetkan kelompok muslim dapat mengembalikan pusat perdagangan di Indonesia. mengingat, penduduk Indonesia mayoritas umat Islam. Maka itu, melalui program EMAS, umat Islam bisa mengembalikan masjid sebagai pusat peradaban. Ini sudah terjadi pada masa Rasulullah SAW.
“Serta membawa maslahat (kebaikan) bagi umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia yang merdeka berdaulat,” ucap Erick.
Selain itu, Erick mengingatkan, setiap usaha yang dikelola harus berkelanjutan. “Kita harus memastikan kemandirian (ekonomi) menjadi sesuatu yang sustainable (berkelanjutan),” ujar Erick. Kemampuan bisa bertahan merupakan salah satu kunci melawan ketidakpastian ekonomi selama pandemic Covid-19.
Menurut Erick, perubahan saat ini berbeda jika dibandingkan dengan sebelumnya, terutama pada aspek ekonomi sehingga muncul kesenjangan. Tak hanya itu, bisa beradaptasi di tengah kesulitan harus kian dilakukan agar bisa tetap bertahap.
“Saya selalu mengingatkan di banyak direksi BUMN dan sekeliling saya, kita harus pastikan kita menjadi merdeka untuk berdaulat. Untuk memastikan adanya pembukaan lapangan kerja,” ucapnya. Alasan itu mendorong Erick berfokus ke ekonomi masjid dengan melakukan kerjasama antara BUMN dan anggota santri/pesantren guna meningkatkan dan memulihkan ekonomi bangsa.
“Dengan menjadi bagian dari ekonomi komunitas, saya sangat menyambut kerjasama antara kami dan kita semua untuk ke depan,” ucap Erick.
(jqf)