LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Samsul Ma' arif meminta tokoh agama bisa menjadi garda terdepan dalam mensukseskan vaksinasi massal.
Langkah ini diperlu dilakukan agar kekebalan komunal bisa segera tercipta untuk menghindari adanya gelombang ketiga Covid-19.
"Tokoh agama dan tokoh masyarakat harus menjadi corong untuk mensukseskan vaksinasi," ujar KH Samsul Ma'arif, Jumat (5/11).
Baca juga:
Kemenkes : Vaksinasi COVID-19 pada Anak Diperkirakan Awal Tahun 2022Menurut KH Samsul Ma' arif, vaksinasi wajib hukumnya karena kalau tidak vaksin akan menbahayakan diri sendiri dan orang lain, sehingga masyarakat masyarakat harus berikhtiar untuk vaksinasi dan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.
“Vaksinasi harus digenjot. Saya minta tokoh agama menjadi garda terdepan dalam mensukseskan vaksinasi,” katanya, seperti dilansir antaranews.
Samsul Mu'arif menginghatkan, meskipun di Jakarta saat ini sudah berstatus PPKM level1, tapi warga tidak boleh abai pada protokol kesehatan. Dengan terus menerapkan protokol kesehatan, kata dia, juga untuk mencegah munculnya Covid-19 gelombang ketiga," katanya.
"Jangan sampai terjadi gelombang ketiga. Meningkatnya kasus Covid-19 pada lebaran kemarin, harus dijadikan pembelajaran berharga menghadapi situasi sekarang. Saya meminta kepada seluruh umat beragama dan lebih hati-hati,” katanya.
Saat ini pemerintah terus menggenjot program vaksinasi massal. Sejumlah pesantren dan titik-titik yang diduga menjadi kantong-kantong penularan covid-19 terus disisir dan diminta untuk melakukan vaksinasi.
Dengan meningkatnya vaksinasi, diharapkan bisa mempercepat kekebalan komunal agar masyarakat bisa lebih tahan terhadap keberadaan varian baru Covid-19.
(sof)