LANGIT7.ID, Jakarta - - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu bekerja sama dengan PB Digital Technology meluncurkan aplikasi wisata bernama Pulo1000. Aplikasi ini diperkenalkan ke publik dalam puncak acara Hari Ulang Tahun ke-20 Kabupaten Pulau Seribu di Pulau Untung Jawa, Selasa (9/11) malam.
Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Puji Hastuti, mengatakan aplikasi yang memanfaatkan informasi dan teknologi digital itu untuk mendukung pengembangan Pariwisata di Kepulauan Seribu yang dicanangkan pemerintah sejak dua tahun yang lalu.
Baca juga: Sandiaga Pastikan Tiket WSBK Dijual Mulai dari Rp150.000"Aneka data terkait industri pariwisata semuanya akan diakomodir di situ. Untuk saat ini baru peluncuran awal (soft launching), baru sosialisasi. Rencananya nanti awal tahun depan baru bisa digunakan," kata Puji.
Puji menjelaskan soft launching Aplikasi Pulo1000 dalam rangka implementasi digitalisasi untuk pengembangan pariwisata sekaligus promosi destinasi wisata di Kepulauan Seribu. Terlebih, pemerintah memerlukan media informasi tentang destinasi wisata yang ada di Kepulauan Seribu dan sarana penunjang terkini.
Selain memudahkan bagi para calon pengunjung/wisatawan dalam memilih tujuan liburannya, Aplikasi Pulo1000 juga memudahkan pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mendapatkan data-data tersebut.
Aplikasi ini juga menjadi media transaksi produk wisata, baik berupa jasa layanan ataupun baran yang bisa bermanfaat untuk pelaku wisata, pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). "Jadi, pelaku wisata di pulau-pulau bisa ikut berpartisipasi untuk menawarkan barang dan jasanya dengan masuk dan mendaftar ke aplikasi ini," ujarnya.
Baca juga: Sandiaga Dorong Pelaku Ekraf di Kota Mataram Perkuat KolaborasiDalam hal ini, Puji meminta kepada para pelaku usaha wisata untuk melakukan registrasi dan login serta verifikasi dengan dipandu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
"Walaupun KTP-nya bukan KTP pulau, tapi selama itu mendapat perizinan dan terverifikasi oleh Pokdarwis di sini, pelaku usaha itu diizinkan untuk masuk ke dalam aplikasi tersebut," jelasnya.
Aplikasi Pulo1000 itu juga mendukung Desa Untung Jawa sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik pertama di Indonesia yang menggunakan digitalisasi dan platform aplikasi pariwisata untuk media informasi dan transaksi pelaku wisata.
Lebih lanjut, melalui aplikasi dan pengembangan digitalisasi ini, para pelaku wisata diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan ekonomi daerah Provinsi DKI Jakarta. "Jadi terintegrasi, aplikasi ini mengintegrasikan ke JAKI, Smart City, inginnya seperti itu," imbuhnya. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Menparekraf-Dubes Arab Saudi Bahas Potensi Kerja Sama Sektor Parekraf(asf)