LANGIT7.ID, Jakarta - - Pebalap asal Italia, Valentino Rossi, memutuskan pensiun dari ajang MotoGP. Keputusannya tersebut disampaikannya usai melakoni balapan terakhir pada MotoGP Valencia 2021, Ahad (14/11).
Selama tampil di ajang MotoGP, pebalap berusia 42 tahun itu mencatatkan rekor sembilan kali juara dunia, 115 kemenangan, dan 199 kali naik podium. Rossi bukan hanya menjadi legenda hidup MotoGP, tapi ia juga legenda di dunia otomotif.
Baca juga: Bagnaia Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Kalahkan Marc MarquezTak hanya itu, Rossi juga tercatat sebagai satu-satunya rider yang menjadi juara dunia di lima kapasitas mesin berbeda. Mulai dari 125cc, 250cc, 500cc, 800cc, dan 990cc.
Pensiunnya The Doctor menjadi perpisahan tak terelakkan bagi Yamaha M1. Keduanya mulai bekerja sama sejak tahun 2014 silam. Bersama Yamaha, Rossi telah mencatatkan empat gelar juara dunia dan meraih 56 kemenangan.
Kehadiran Rossi di Yamaha merubah nasib produsen otomotif asal Jepang itu yang sebelumnya selalu gagal menjuarai balapan Grand Prix. Bagi Yamaha, Rossi merupakan sosok penting dibalik kejayaan besar di ajang MotoGP.
Baca juga: Sukses dari Honda ke Yamaha dan Gagal Saat ke Ducati, Rossi: Aku Tak MenyesalPihak Yamaha M1 langsung menyampaikan sebuah surat cinta sebagai bentuk perpisahan dengan The Doctor, seperi dikutip dari Instagram Yamaha MotoGP.
Aku masih ingat Sabtu, 24 Januari, tahun 2004 rasanya baru kemarinKencan pertama kita di MalaysiaAku sudah menunggun orang sepertimu sejak lamaAku gugup, tapi itu adalah cinta pada pandangan pertama untuk kita berduaDengan cepat aku tahu kalau hubungan kita akan menjadi sesuatu yang spesialKita memiliki kilau sekali dalam seumur hidup yang tak terbantahkan, dan semua potongan teka-teki itu menjadi satuAku tak akan pernah lupa bagaimana kita berhenti di rumput Welkom 2004Hanya kita berdua, menyadari kalau kamu dan aku ditakdirkan bersama - dan itu semua baru permulaanBerdua kita memenangi empat gelar jura dunia dan 56 balapanKita memberikan kegembiraan buat jutaan orang di dunia, yang akan dikenang selamanyaKita membuat sejarah, karena kita bekerja sebagai kesatuan dan mengeluarkan apa yang terbaik dari kitaBaca juga: Bye The Doctor! Rossi Pensiun dari MotoGP Akhir 2021Kamu membuatku kuat lagiKamu membuatku dihargai lagiKamu membuatku dicintai lagiHanya kamu, Valentino, yang memiliki kemampuan untuk melakukan ituDan kini aku percaya sepenuhnyaAku sepenuh hati mendukunmuAku bertarung pada perang-perang yang kau jalaniHanya aku yang bisa membuat dunia balapmu menjadi menarik lagi hingga ke momen paling akhirSejak ciuman pertama kita di rumput Welkom hingga tarian terakhir di Valencia tahun ini, kita sudah menjalani banyak sekali petulangan yang luar biasaAda juga perjalanan spesial kita ke Laguna Seca 2008 dan Catalunya 2009Tak ada yang bisa melakukan apa yang kita lakukan di sana ketika itu, bukan?Juga di Assen 2009 saat aku mengantarmu meraih kemenangan ke-100Itu ajaib!Aku membawamu 16 tahun dari total perjalananmu yang luar biasaTapi kamu juga membawaku ke dalam hatimuDari Mugello ke Motegi, dari Silverstone ke Sepang, dan dari Barcelona ke Buriram, kita selalu bersama di sanaAku memberikan segalanya, begitu juga dirimuSatu hal yang akan terus aku ingat adalah obrolan kita di gridKamu dan aku 'membalap atau mati'Tapi sayangnya, bahkan kisah cinta paling hebat sekalipun akan memiliki akhirValentino, kamu adalah bagian darikuBagian dari sejarahBagian dari apa aku sekarang ini dan aku di masa depan setelah kita berpisahHubungan kita sangat spesial, aku akan merindukanmu lebih dari yang kamu tahuGrazie, ValentinoPenuh cintaM1-mu
Baca juga: Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP 2022(asf)