Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 28 April 2026
home wirausaha syariah detail berita
Produk Pesantren

Liburan ke Madura? Yuk Coba Petis Madura Olahan Santri An-Najah

Muhajirin Senin, 15 November 2021 - 20:34 WIB
Liburan ke Madura? Yuk Coba Petis Madura Olahan Santri An-Najah
Petis ikan laut khas Madura olahan santri Ponpes An Najah (Dok OPOP Jatim)
LANGIT7.ID - Liburan ke Madura tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi cemilan khas pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur itu. Namun, ada yang sangat istimewa, yakni Petis, oleh-oleh buatan santri Pondok Pesantren An-Najah Pamekasan, Madura.

Petis merupakan hasil olahan ikan atau udang yang dimasak dengan hasil berupa pasta berwarna hitam. Petis biasa digunakan sebagai pelengkap masakan atau cemilan. Memang, Madura dikenal sebagai penghasil petis selain Sidoarjo.

Namun yang membedakan, petis Sidoarjo menggunakan udang sebagai bahan baku, sementara Madura menggunakan ikan. Itu yang dilakukan santri Pondok Pesantren An Najah Pamekasan. Para santri di pesantren ini memproduksi petis madura dengan bahan utama ikan laut.

Pengurus Pesantren, Gus Saleh, mengatakan, petis Madura olahan Pesantren An Najah diberi nama merek 'Ikan Laut'. Petis itu berasal dari ikan laut yang dimasak dengan campuran air, lalu dikentalkan.

"Rasanya enak dan lezat. Banyak dicari masyarakat, biasanya juga buat oleh-oleh banyak yang minta kalau misal ada acara pelatihan gitu," kata Gus Saleh, dikutip laman OPOP Jatim, Sabtu (13/11/2021).

Bisnis petis ikan laut sudah berjalan hampir dua tahun. Santri dilatih untuk memasarkan produk tersebut. Berbagai strategi dilakukan seperti door to door dan memanfaatkan pasar online.

"Satu botolnya hanya Rp20 ribu. Kalau digrosir Rp15 ribu," ucap Gus Saleh.

Dia menyebut keuntungan petis itu cukup menjanjikan. Ini karena bahan mudah didapat dan proses pembuatan relatif mudah dan murah. Semua ikan bisa dibuat petis, hanya beda rasa. Proses pembuatan memerlukan kayu bakar atau kompor.

Saat proses pembuatan, bisa menghabiskan dua sampai tiga jam. Meski begitu, kadang pihak pesantren menemui hambatan seperti bahan baku yang tidak stabil.

"Kadang banyak, kadang sedikit sehingga butuh tempat penyimpanan," ucapnya.

Tim Koperasi Pondok Pesantren An Najah Pamekasan akan menyempurnakan kemasan petis lebih menarik untuk menjangkau pasar lebih puas. Dia menilai kemasan menarik sangat penting untuk diperhatikan untuk menarik konsumen.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 28 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)