LANGIT7.ID, Bali - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, mengaku dibuat takjub dengan sistem gelembung (bubble) yang menjadi bukti penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan Indonesia Badminton Festival 2021 di Bali.
Sistem bubble ini memungkinkan pihak penyelenggara untuk membatasi interaksi seluruh partisipan dengan orang di luar gelembung. Semua delegasi harus terus berada di dalam gelembung selama turnamen berlangsung.
"Saya kagum melihat teman-teman dari PBSI bisa menyelenggarakan acara yang luar biasa ini. Saya tadi berdiskusi dengan beberapa orang, konsep ini seperti liburan di Bali sambil tanding," kata Raja Sapta saat berkunjung ke Bali, Rabu (17/11).
Baca juga:
Terima Banyak Hadiah, Kento Momota Sebut Fans Indonesia Sangat BaikSelama turnamen berlangsung, seluruh delegasi bisa menikmati beragam fasilitas yang ada di dalam area bubble Indonesia Badminton Festival 2021.
Mulai dari Outdoor Cinema, Private beach, Live band, Seafood BBQ, Tennis Court, Gym, hingga akses untuk para penggemar agar bisa mengirimkan hadiah untuk atlet idolanya.
Atas hal tersebut, Raja Sapta mengungkapkan jika konsep gelembung ini lebih baik jika dibandingkan dengan Olimpiade Tokyo 2020. Para peserta pun terlihat lebih nyaman karena turnamen IBF 2021 dibuat dengan konsep seperti liburan.
Baca juga:
The Minions Ungkap Kendala Hadapi Wakil Korea di Babak Pertama"Di sini atlet merasa nyaman, tidak terasa seperti di bubble karena mereka masih bisa ke pantai, menikmati fasilitas hiburan dan olahraga," ujarnya.
"Meski tanpa penonton, tetapi mereka masih bisa menikmati pertandingan sambil liburan," imbuhnya.
(sof)