Langit7, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan HUB.ID dirancang sebagai program
business matchmaking yang mempertemukan
startup digital dengan pihak yang memiliki kebutuhan inovasi dan strategi bisnis yang sama.
Selain itu, HUB.ID juga membuka ruang bagi
startup untuk memperoleh akses pendanaan kerja sama bisnis dan kemitraan. Hal itu berlangsung dalam tahapan proses
speed mentoring, business matchmaking, networking dan demo day atau sesi presentasi.
“Untuk melengkapi usaha dalam penguatan bisnis
startup tersebut, pada hari ini diundang investor-investor dari dalam dan luar negeri untuk mengenali inovasi serta model bisnis dari
startup yang terpilih, serta memberikan kesempatan untuk berinvestasi,” papar Johnny, dalam keterangan tertulis, dikutif Kamis (18/11).
Baca juga: Melalui TJSL, PLN Dongkrak Perekonomian dan Kemandirian 71 DesaMenkominfo menyatakan keberadaan peluang akses investasi dan sinergitas ekosistem akan menjadikan dunia
startup digital di Indonesia akan lebih berkembang dinamis.
”Untuk siap menghadapi dunia
startup digital yang dinamis, juga mengidentifikasi kebutuhan dari pelaku
startup digital di Indonesia bagaimana bisa mendapatkan peluang akses investasi, atau bersinergi dengan berbagai
stakeholders seperti korporasi, swasta, BUMN, bahkan dengan pemerintah,” tuturnya
Johnny berharap makin banyak mitra dan investor yang bergabung seiring dengan terselenggaranya HUB.ID.
“Dengan semangat dari
network startup HUB.ID, kami, saya pribadi, berharap makin banyak mitra dan investor yang bergabung di dalam pelaksanaan kegiatan ini, makin banyak
startup Indonesia yang tumbuh, akseleratif, resilient, demi mewujudkan Indonesia yang terkoneksi, semakin digital semakin maju,” ungkapnya.
Dalam Demo Day HUB.ID kali ini, terdapat 43 startup digital yang terpilih. Masing-masing startup digital terbagi ke dalam 7 sektor bisnis, yaitu pertanian dan kemaritiman, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, keuangan dan smartcity.
“Saya ucapkan selamat kepada 43 startup digital yang terpilih menjadi peserta dalam program HUB.ID Startup Digital Kominfo dan telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan hingga tiba pada acara hari ini, Demo Day,” tutur Menkominfo.
Baca juga: Pakar UI: Pinjaman Harus Sesuai dengan Syariat IslamJohnny mengharapkan pengembangan
startup digital akan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Secara khusus, Menkominfo mendorong generasi muda untuk mengembangkan inovasi di ruang digital agar menjadikan Indonesia Maju.
“Terus bertumbuh, tumbuh kembangkan inovasi-inovasi anak negeri kita untuk mengisi ruang digital, untuk menjadi pemain-pemain utama di dalam ekonomi digital untuk menjadi startup digital yang terus berkembang demi kejayaan negeri kita dan masa depan generasi muda, generasi milenial Indonesia,” tegasnya.
Selain Program HUB.ID, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komifo juga menyiapkan fasilitasi untuk pelaku
startup digital berupa Sekolah Beta, 1000
Startup Digital dan
startupstudio.id.
Baca juga: Bantu UMK Pasarkan Produk, PLN Sediakan Marketplace Lewat PLN MobileProgram Sekolah Beta merupakan tahap awal untuk memberikan pengetahuan dan keahlian mendasar yang dibutuhkan dalam dunia
startup digital. Melalui program itu, peserta mengikuti serangkaian kelas pembekalan pengetahuan dasar terkait konsep
startup teknologi dan model bisnis untuk para pemula industri
startup.
Selanjutnya, melalui Program 1.000 Startup Digital, Kementerian Kominfo bersama ekosistem berupaya memfasilitasi pencarian dan mengkurasi ide kreatif serta tim untuk membuat produk-produk yang inovatif. Ada pula Program startupstudio.id sebagai sekolah bagi
founders startup digital guna menyiapkan wawasan dan kemampuan teknis secara lebih intensif.
(zul)