Langit7, Jakarta - Bali United FC akhirnya mampu memenangkan pertandingan kontra Persela Lamongan dengan susah payah di pekan ke-12 seri ketiga Liga 1 yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, pada Jumat (19/11) malam dengan skor 2-1. Nyaris berbagi poin, hadiah penalti mengantarkan Bali United mendulang tiga poin.
Di pertandingan tersebut Serdadu Tridatu unggul lebih dulu melalui tandukan Ilija Spasojevic pada menit ke-7, setelah mendapat umpan
crossing dari Ricky Fajrin. Jelang turun minum babak pertama, winger Persela Riyatno Abiyoso mampu memanfaatkan kesalahan pemain belakang dan berhasil membuahkan gol.
Pada babak kedua, permainan semakin menarik. Kedua tim saling memberi tekanan dan juga sama-sama mendapatkan peluang dalam menciptakan gol. Seperti Ivan Carlos, yang gagal membobol gawang lawannya kendati tinggal berhadapan dengan Nadeo Argawinata.
Baca juga: Chelsea Siap Bajak Pemain Masa Depan Barcelona IniBali United cukup beruntung mendapatkan tendangan penalti setelah Wilian Pacheco didorong hingga terjauh oleh Demerson di wilayah pertahanan Persela. Spasojevic yang menjadai algojo tidak menyia-nyiakan peluang itu dan berhasil mencetak gol keduanya di menit ke-90+1.
Menurut Stefano Cugurra, pelatih Bali United, timnya memulai prtandingan dengan bagus, setelah bisa mencetak gol cepat. Setelah itu timnya punya kesalahan di menit akhir di lini belakang, dan Persela bisa cetak gol akibat benturan Nadeo dan Leonard Tupamahu. Di babak kedua timnya fokus untuk menyerang.
“Kita cetak gol di menit akhir. Tiga poin malam ini, kita bisa di papan atas,” kata Stefano.
“Di setiap pertandingan kita kadang bermain bagus, kadang kita ada yang kurang. Buat kita bisa evaluasi. Yang penting punya fighting spirit, punya percaya diri, punya semangat buat tim,”.ucap Teco lagi.
Baca lagi: Tak Kunjung Perpanjang Kontrak, Kessie Segera Tinggalkan MilanSementara itu Pelatih Persela Iwan Setiawan mengatakan dalam sepak bola sepanjang pertandingan tim dituntut harus fokus sampai peluit akhir berbunyi. Begitu lengah sepersekian detik, tim akan kalah. Dan kekalahan ini hal biasa dalam kompetisi.
“Kita kalah dari tim yang bagus, bukan tim kita jelek. Untuk pertandingan berikutnya, kita perlu bangkit siapapun lawan kita harus bangkit,” ujarnya.
Atas kekalahan ini, Persela tetap bertengger di posisi ke 14 dengan mengoleksi 12 poin. Sementara Bali United tidak berubah posisinya masih berada di tempat keempat dengan koleksi 22 poin.
(zul)