Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor Minyak

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 04 Desember 2021 - 19:05 WIB
Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor Minyak
Kendaraan listrik bisa mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. (Foto: Dok. PLN)
LANGIT7.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) terus berupaya mendorong ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, sebab akan mendatangkan banyak manfaat. Salah satunya membuat perekonomian negara lebih stabil karena dapat menghemat devisa negara.

Sekertaris Utama Kementerian Investasi Ikmal Lukman, Indonesia tidak mau ketinggalan dalam mengembangkan kendaraan listrik di dalam negeri. Sebab, beberapa negara lain telah mengumumkan kebijakan percepatan penggunaan kendaraan listrik.

Baca juga: Pertama Kali, Sepeda Listrik Kelir Robot Gundam Dipamerkan di Mall Grand Indonesia

"Amerika, Eropa China mereka berlomba-lomba membuat kebijakan bagi percepatan penggunaan dan produksi kendaraan listrik. Jadi mereka memberikan suatu kebijakan yang kondusif bagaimana bisa mendorong tumbuhnya industri mobil listrik dan penggunaan mobil listrik bagi para penduduknya," kata Ikmal, seperti dikutip Sabtu (4/12).

Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Kondisi ini menjadi peluang Indonesia sebagai produsen baterai dan mobil listrik, dengan menerapkan hilirisasi nikel. Dari proses peningkatan nilai tambah tersebut akan menghasilkan baterai cell yaitu komponen 30 persen dari mobil listrik.

"Kita ingin meningkatkan nilai tambah setiap komoditas yang kita punya, mulai dari pertambangan diproses menjadi katoda kemudian baterai cell kemudian diproses menjadi mobil listrik, mobil listriknya kita bangun di Indonesia," ujarnya.

Baca juga: PLN Terus Dorong Electrifying Lifestyle

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengungkapkan, kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan, tidak hanya ramah lingkungan karena minim emisi karbon. Penggunaan kendaraan tersebut juga dapat membuat perekonomian lebih stabil.

"Bagi PLN, transisi mobil listrik bukan hanya untuk meningkatkan demand listrik disaat kondisi suplai listrik lebih mengalami surplus. Mobil ini juga terbukti unggul dibandingkan dengan mobil konvensional fosil untuk dapat menuju Indonesia yang lebih hijau dan cerah," ucap Zulkifli.

Dengan terbangunnya ekosistem kendaraan listrik yang energinya bersumber dari dalam negeri, maka penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak akan berkurang. Sehingga negara dapat mengurangi impor minyak dan berujung pada penghematan devisa.

"Kondisi ini akan menekan angka defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) dan membuat perekonomian dalam negeri lebih stabil. Kita paham sebagai pengimpor triliunan rupiah bahan bakar untuk mobil fosil, sementara untuk mobil listrik kita tidak melakukan impor terkait dengan energi primer. Ini dua hal yang sangat mendukung pertumbuhan ekonomi kita kedepan," kata Zulfikri.

Baca juga: E-Tactical Stealth Trail, Motor Listrik Karya Anak Bangsa

Zulkifli melihat masyarakat membutuhkan kebijakan yang lebih menarik untuk membeli mobil listrik dibandingkan membeli mobil fosil. Ia pun berharap kebijakan pemerintah dengan menghapuskan PPn dan PPh bisa dinikmati masyarakat.

"Pemerintah telah menghapuskan PPnBM mobil listrik tapi ada dua pajak yaitu PPn dan PPh yang dinikmati oleh mobil fosil, namun belum dinikmati mobil listrik. Kami yakin dan berharap kebijakan pemerintah untuk dapat melakukan penghapusan dari PPn dan PPh tersebut sesuai yang dinikmati mobil fosil," ungkapnya.

Sebagai informasi, PLN terus membangun fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk memudahkan penggunan kendaraan listrik mengisi energi. Hngga saat ini total SPKLU yang telah dibangun PLN sebanyak 60 unit terletak di 45 lokasi pada 21 kota. Jumlah tersebut akan bertambah karena PLN sedang membangun 54 unit SPKLU di 21 kota.

Baca juga: PLN Sambut Era Baru Otomotif RI

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)