LANGIT7.ID, Lumajang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, memastikan bantuan logistik untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru untuk sementara waktu sudah tercukupi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Indra Wibowo Leksana. Ia berharap ada penunjukkan koordinator di tempat pengungsian untuk mempermudah penyiapan dan pemantauan,
"Koordinator bisa memantau kira-kira kekurangan yang ada bisa diketahui dengan jelas, jenis dan jumlahnya berapa yang dibutuhkan. Sehingga logistik yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang ada," ujar Indra dalam keterangan resmi BNPB seperti dikutip Jumat (10/12).
Baca juga:
BAZNAS Himpun Rp. 5,4 M Donasi Kemanusiaan untuk Korban SemeruIndra mengatakan sejauh ini pihaknya telah menjangkau 21 kecamatan sampai ke titik-titik pengungsian untuk pendistribusian bantuan logistik. Pos logistik di bawah koordinasi Posko Penanganan Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru bertempat di Pendopo Bupati Lumajang.
Indra juga mengimbau kepada warga yang ingin memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa dana. Dana tersebut nantinya akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian.
"Terkait dengan logistik, kami berharap untuk sementara logistik cukup banyak. Apabila memungkinkan bantuan tidak berupa barang, diwujudkan berupa dana. Dana ini akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian," jelasnya.
Baca juga:
Relawan Himpunan Alumni IPB Salurkan Bantuan ke Desa Paling ParahBantuan logistik tidak hanya ditujukan langsung kepada warga terdampak, tetapi juga untuk keperluan dapur umum.
Koordinator Dapur Umum Tagana Kabupaten Lumajang, Fariz, mengatakan kebutuhan logistik sebagian diambil dari pos logistik. Sementara sebagian lainnya dari alokasi anggaran untuk kebutuhan seperti bumbu-bumbu atau kertas pembungkus.
Dapur umum ini sebelumnya berada di Desa Sumberwuluh namun kemudian digeser bersamaan pos pengungsian di wilayah itu.
"Kami menerima permintaan lebih dulu sebelum mulai memasak sesuai dengan kebutuhan. Rata-rata kami menyiapkan untuk 1.800 bungkus dan sesuai permintaan
Dapur umum dioperasikan Tagana dari beberapa kabupaten, seperti Banyuwangi, Jember, Jawa Tengah, Bondowoso dan Pasuruan, serta dibantu para warga. Dapur umum juga menyiapkan makanan kepada para relawan atau petugas yang berada di sekitar wilayah tersebut.
(sof)