Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home sports detail berita
Piala AFF 2020

Shin Tae-yong, Bunglon dan Kedalaman Skuad Garuda

redaksi Rabu, 22 Desember 2021 - 16:05 WIB
Shin Tae-yong, Bunglon dan Kedalaman Skuad Garuda
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)
LANGIT7.ID, Jakarta - Dibandingkan Singapura, Vietnam, dan Thailand, Timnas Indonesia unggul dalam jumlah produktivitas gol, meskipun sebagian besar bukan bersumber dari penyerang.

Secara statistik, Tim Nasional (Timnas) Indonesia tidak sebaik Singapura, Vietnam, dan Thailand. Dalam jumlah produktivitas gol, meski sebagian besar bukan dari penyerang, timnas Indonesia masih terbaik.

Dalam permainan konstan selama 90 menit, Evan Dimas dkk tentu bisa diandalkan. Kemampuan individu beberapa pemain timnas Indonesia juga cukup baik. Secara tim, pemain yang dipilih pelatih Shin Tae-yong cukup komplet dan beberapa bisa berperan ganda.

Baca juga: Performa Singapura Dirumorkan Menurun, Sang Kapten: Kami Kuat

Kedalaman tim sangat baik, mulai dari pemain depan seperti Ezra Walian, Kushedya Yudo, Ramai Rumakiek, Dendik Setiawan atau Hanis Saghara. Second stiker atau penyerang yang bisa berperan sebagai pemain tengah ada Irfan Jaya maupun Witan Sleman serta Egy Maulana Vikri. Di pemain tengah opsi juga banyak.

Bermain menyerang atau bertahan, Shin Tae-yong memiliki beberapa opsi menarik. Bahkan, untuk pemain belakang, juru taktik asal Korea Selatan itu bisa memainkan peran yang lebih leluasa. Inilah kenapa banyak yang menilai strategi Shin Tae-yong seperti bunglon dengan menerapkan strategi berbeda saat menghadapi lawan-lawannya.

Shin Tae-yong tidak memiliki formasi baku. Dalam empat pertandingan babak penyisihan Grup B di AFF 2020, formasi dan susunan pemain selalu berubah. Yang paling mencolok adalah ketika menghadapi Vietnam dengan menampilkan enam pemain berkarakter bertahan. Tiga bek tengah, 2 bek sayap dan satu gelandang bertahan.

Pada laga melawan Malaysia, strategi memperbanyak pemain bertahan pun juga dilakukan pada paruh kedua. Menarik Ramai Rumakiek, penyerang, dan memasukkan Elkan Baggott yang seorang bek tengah.

Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Egy Maulana Dipastikan Absen

Satu lagi pemain yang juga seperti menjadi senjata pamungkas STY, yaitu Evan Dimas. Pada laga melawan Vietnam dan Malaysia, pemain tengah milik Bhayangkara FC ini selalu masuk di babak ke dua. Kenapa? Yang pasti hanya Shin Tae-yong yang paham, sedangkan kita sebagai penikmat hanya menduga-duga saja.

Sebagai kapten dan selalu mendapat panggilan timnas, peran Evan Dimas sangat penting. Namun, di dua laga penting justru dia hanya bermain tak lebih 45 menit. Jika dilihat, bisa jadi Evan Dimas seperti menjadi kartu AS bagi STY.

Ketika stamina lawan sudah turun, tenaga Evan Dimas bisa merusak pertahanan lawan. Dan itu terbukti ketika melawan Malaysia. Saat Malaysia tertinggal 1-2, justru sulit menyerang karena lini belakang Malaysia seperti selalu mendapat tekanan dari para pemain tengah Indonesia dengan umpan terobosan maupun penetrasi ke daerah pertahanan.

Bisa jadi juga, Evan Dimas hanya bermain efektif atau mengalami performa terbaik selama 45 menit saja dan ini yang diinginkan STY. Lalu melawan Singapura Evan Dimas akan disimpan lagi?

Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Statistik Skuad Garuda Kurang Moncer

Produktivitas gol, kedalaman tim, strategi bunglon alias selalu berubah, kualitas individu pemain, stamina yang bagus para pemain hingga menyimpan tenaga pemain andalan seperti Evan Dimas benar-benar pilihan STY. Begitu juga dengan kelemahan mendasar soal akurasi operan dan ball possesion. Itu juga dipahami STY.

STY sekarang benar-benar memahami kondisi tim dan tahu siapa yang akan dihadapi, sehingga dia bisa mengatur strategi yang berbeda di setiap pertandingan. Tidak perlu memenangkan setiap pertempuran untuk memenangkan perang.

Sejak awal dipahami STY bahwa timnas Indonesia bukanlah tim terbaik di Asia Tenggara. STY juga tidak menjanjikan juara pada AFF 2020 karena melihat kemampuan timnas Indonesia dan kekuatan lawan-lawannya. STY tampaknya ingin fokus pada setiap pertandingan.

Perjuangan timnas Indonesia masih panjang karena lolos dari fase grup sudah biasa, yaitu sudah delapan kali. Masuk final juga sudah sangat biasa yaitu lima kali. Namun tidak pernah juara adalah yang harus dialami timnas Indonesia.

Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Shin Tae-yong Waspadai Permainan The Lions

Timnas Indonesia akan menjadi sangat istimewa tidak hanya masuk final dengan nantinya menyingkirkan tuan rumah Singapura. Indonesia akan mencetak sejarah jika nanti bisa membawa piala AFF ke tanah air. Jika ini terwujud STY akan mencatatkan tinta emas. Jika tidak, ya memang STY baru memoles timnas Indonesia menjadi lebih baik. Masih ada waktu untuk jauh lebih baik.

Menghadapi Singapura, akankah STY mengubah formasi dan susunan pemain yang berbeda? Jika melihat gelagatnya bisa jadi. Meski kualitas Singapura hampir sama dengan Malaysia, belum tentu formasi saat mengalahkan pertandingan terakhir grup B akan diterapkan lagi okeh STY.

Kejutan apa yang akan diberikan STY? Yang pasti timnas Indonesia saat ini cukup menjanjikan dan memiliki modal besar untuk menyingkirkan Singapura. Namun ingat sejarah baru akan tercipta jika timnas Indonesia juara AFF 2020.

Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Skuad Garuda Dominasi Rekor Pertemuan

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)