Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sports detail berita
Piala AFF 2020

Jelang Indonesia vs Singapura, Statistik Skuad Garuda Kurang Moncer

redaksi Selasa, 21 Desember 2021 - 19:05 WIB
Jelang Indonesia vs Singapura, Statistik Skuad Garuda Kurang Moncer
Pemimpin Redaksi Langit7.id dan penikmat sepak bola, Djaka Susila. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Puja-puji tidak hanya diberikan kepada para pemain tapi juga kepada pelatih Shin Tae-yong seusai Tim Nasional sepak bola Indonesia lolos ke semifinal AFF 2020. Kemenangan dari timnas Malaysia sangat emosional mengingat rivalitas kedua tim yang sering dibumbui sentiment negara.

Menjadi juara Grup B dan lolos ke semifinal karena juga menahan imbang Timnas Vietnam, membuncahkan rasa percaya dari pendukung. Mereka yakin Timnas Indonesia di bawah STY mampu berbicara banyak di AFF 2020 ini. Benarkah?

Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Skuad Garuda Dominasi Rekor Pertemuan

Jika melihat permainan timnas Indonesia sejauh ini, ada modal kurang bagus untuk bekal di semifinal. Persoalan pertama adalah persoalan akurasi operan yang masih belum optimal, dan pernah dikeluhkan STY saat menggelar latihan di Turki pada November lalu.

Padahal, dalam sepakbola operan adalah hal yang mendasar. Tidak hanya saat mengoper, tapi seusai mengoper para pemain harus bergerak ke mana juga masih belum maksimal. Pun demikian pergerakan pemain ketika teman menguasai bola.

Dari empat pertandingan di babak penysihan grup B, presentase operan timnas Indonesia tidak terlalu bagus jika dibandingkan tiga tim lainnya yang lolos ke semifinal. Saat melawan Kamboja akurasi operan timnas Indonesia 81,4 persen, melawan Laos lebih baik menjadi 86 persen.

Saat timnas menghadapi Vietnam yang berakhir tanpa gol, akurasi operan hanya 72,9 persen, dan ketika menang atas Malaysia akurasi operan hanya 72,3 persen. Jika di rata-rata 78,15 persen.

Baca juga: Sekilas Karier Shin Tae-yong Sebelum Bawa Skuad Indonesia ke Semifinal

Mari kita bandingkan dengan Singapura yang menjadi lawan timnas Indonesia di semifinal. Saat melawan Myanmar, akurasi operan timnas Singapura 81,2 persen, melawan Filipina 78,4 persen, melawan Timor Leste 86,1 persen, dan melawan Thailand 78,4 persen. Rata-rata akurasi operan 81,025 persen.

Dari statistik ini, timnas Indonesia masih kalah dengan Singapura. Vietnam juga lebih bagus lagi dengan rata-rata akurasi operan 86,075 persen. Catatan lebih baik justru ditorehkan Thailand. Dalam empat pertandingan yang selalu dimenangi Thailand, rata-rata akurasi operan mencapai 87,1 persen.

Kondisi ini memengaruhi presentasi penguasaan bola timnas Indonesia yang juga tidak terlalu mentereng dengan tiga tim lainnya di semifinal. Akibatnya, timnas Indonesia juga tidak terlalu bisa mengontrol permainan karena akurasi operan yang lebih rendah. Pun kadang salah operan bisa menjadi ancaman bagi gawang Indonesia.

Dalam hal kebobolan, Indonesia juga tidak terlalu bagus. Vietnam belum pernah kebobolan, Thailand hanya sekali kebobolan, dan Singapura kebobolan tiga gol, itupun dua gol dari tim kuat Thailand.

Baca juga: Shin Tae-yong: Mental Kuat Jadi Kunci Kemenangan Timnas Indonesia

Sementara Indonesia telah kebobolan empat gol, itupun diciptakan oleh tim yang secara kualitas di bawah. Laos berhasil membobol satu gol, Kamboja dua gol, dan Malaysia satu gol. Melihat data tersebut, artinya pertahanan Indonesia paling lemah.

Persoalan kedua, adalah produktivtas gol penyerang timnas Indonesia tidak sebagus tim semifinal. Praktis, hanya Irfan Jaya yang tampil cukup gemilang dengan tiga gol dan dua assist atau terlibat 55,5 persen gol timnas Indonesia.

Irfan Jaya pun bukan penyerang murni seperti Ezra Wallian, Kushedya Yudo, Dedik Setiawan, atau Hanis Saghara. Bahkan, beberapa gol Indonesia diciptakan oleh pemain dengan karakter bertahan seperti Rahmat Irianto (2), Pratama Arhan (1) dan Elkan Baggott (1). Sedangkan dua gol sisanya diciptakan oleh gelandang serang Evan Dimas.

Produktivitas para penyerang Indonesia masih kalah dengan Vietnam yang dua penyerangnya menyumbang empat gol. Teerasil Dangda sendiri sudah mencetak 4 gol sejauh ini.

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia, Ini Harapan PSSI

Dengan statistisk akurasi operan, jumlah kebobolan, dan produktivitas penyerang, performa timnas Indonesia tidak meyakinkan untuk bisa berbicara banyak di gelaran Piala AFF 2020. Dari delapan kali lolos fase grup, Indonesia tidak pernah menjadi juara. Hanya 5 kali menjadi runner-up dan 3 kali gagal melaju ke babak final.

Namun, kemenangan bukan hanya ditentukan oleh statistik pertandingan yang dilalui. Kemenangan sesungguhnya akan ditentukan pada 2x45 menit dalam dua leg yang akan dilalui Timnas Indonesia melawan Singapura.

Kelebihan yang dimiliki timnas Indonesia dalam hal stamina dan bermain konstan selama 90 menit perlu terus dijaga. Karena dengan kelebihan ini, Indonesia bisa mencuri celah kelemahan tim lain di menit-menit akhir, seperti ketika melawan Malaysia. Kita semua tentu harus optimistis dengan kemampuan para pemain, serta memberikan kepercayaan penuh kepada tim pelatih yang dipimpin STY.

Baca juga: Bungkam Malaysia 4-1, Indonesia Lolos ke Semifinal

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)