LANGIT7.ID, Bekasi - Pemerintah terus berupaya menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Proyek tersebut sejatinya dimulai sejak tahun 1996 dan mandek karena krisis moneter yang terjadi pada 1997.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memastikan bahwa pemerintah akan segera menyelesaikan pembangunan tol Becakayu. Hal itu disampaikan Luhut saat meninjau konstruksi Jalan Tol Becakayu Seksi II A Ujung di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12).
Baca juga: Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Kemungkinan Peningkatan Kasus Omicron"Pembangunan jalan Tol Becakkayu ini sudah dimulai dari tahun 1996, tetapi masih dalam proses penyelesaian hingga sekarang. Oleh karena itu, proyek ini harus segera kita tuntaskan," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.
Dalam kunjungannya, Luhut didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono. Luhut menjelaskan pada tahun 2015, PT Waskita Karya mengambil alih pembangunan tol dan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sehingga pembangunan dapat terus berjalan.
"Kalau proyek ini bisa segera diselesaikan, kita dapat merasakan manfaat yang luas. Utamanya dalam mengurangi kemacetan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat," ujar Luhut.
Baca juga: Luhut Kecam WNI yang Shooping di Luar Negeri Tapi Pilih Karantina GratisanSelain itu, Luhut juga berpesan kepada Bupati dan Walikota untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa pembangunan tol akan diselesaikan agar dapat dirasakan manfaatnya bersama.
"Saya akan bawa ini ke rakor agar tol dapat segera digunakan tahun 2022. Penyelesaian seksi 2B sangat penting untuk menyambung ruas tol becakayu hingga selesai. Terkait pendanaan bisa melalui kerjasama investasi asing maupun melalui PMN agar proyek segera dapat dituntaskan," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono, sebagai perusahaan pelaksana pembangunan, menambahkan bahwa Maret 2022 mendatang tol dapat segera dioperasikan. "Lalu lintas harian di tol ini pada satu sisi sudah mencapai 17.000 kendaraan per hari, sehingga terlihat jelas manfaatnya bagi masyarakat," kata Destiawan.
Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM hingga Awal Januari 2022(asf)