LANGIT7.ID, Singapura - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengusulkan penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam penyelenggaraan Piala AFF di masa yang akan datang. Penggunaan VAR dapat meminimalisir kerugian yang terjadi di atas lapangan.
Shin Tae-yong menjelaskan VAR agar para peserta Piala AFF tidak lagi dirugikan oleh keputusan wasit. Hal itu seperti terjadi saat semifinal leg pertama antara Indonesia melawan Singapura. Ia menilai sang pengadil lapangan merugikan timnya karena tak memberi hadiah penalti setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan pemain Singapura di kotak terlarang.
Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Shin Tae-yong Mau Menang Tanpa Adu Penalti"VAR memang sangat dibutuhkan. Sebagai manusia, tidak bisa melihat dengan tepat 100 persen. Sangat dikhawatirkan jika para pemain sudah bekerja keras tapi wasit bisa saja mengacaukan pertandingan," kata Shin Tae-yong dalam keterangan pers, seperti dikutip Sabtu (25/12).
"Singapura ada kelebihan dan keunggulan karena berstatus tuan rumah. Tetapi, wasit juga harus membantu pemain agar lebih menonjol dan menjaga sportivitasnya. Saya memang pikir 100 persen pemain saya jatuh di kotak penalti di pertandigan kemarin," jelasnya.
Baca juga: Yabes Roni Bertekad Kalahkan Singapura dan Lolos ke FinalTak hanya Indonesia, Shin Tae-yong juga menyatakan jika Vietnam seharusnya mendapatkan penalti. Namun, ia mengaku bingung wasit tidak memberikan hadiah penalti untuk Vietnam.
"Vietnam juga harusnya dapat penalti. Tetapi saya bingung kenapa tak diberi penalti, apa salah wasit atau tidak. Jadi untuk tingkatkan kualitas turnamen ini, pemain harus bekerja keras, wasit bagus, dan ada VAR," imbuh pelatih berusia 52 tahun itu.
Baca juga: Jelang Indonesia vs Singapura, Egy Maulana Siap Tampil(asf)