LANGIT7.ID, Semarang - Gedung Kasuari di kompleks RSUD dr Kariadi Semarang terbakar pada Kamis (30/12) sekitar pukul 18.50 WIB. Kebakaran tersebut untuk sementara ini diketahui tidak menyebabkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui muncul pada ruang rekam medik (RMI) di Gedung Kasuari. Kobaran api diketahui oleh salah satu satuan pengamanan bernama Fahri.
Saksi kemudian memberitahukan kepada petugas rumah sakit yang lain dan ditindaklanjuti dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Untuk memadamkan api, dikerahkan sekitar 8 unit mobil pemadam.
Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 31 pasien yang dirawat di Ruang Kasuari dievakuasi ke gedung Garuda oeh karyawan RSUD dan dibantu oleh petugas kepolisian. Hingga pukul 20.30 Wib, Gedung Kasuari masih mengeluarkan asap tebal yang membumbung.
Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kebakaran tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan akan memintai keterangan dari para saksi.
"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Semua pasien di dalam gedung sudah dievakuasi. Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Kamis (30/12).
Salah satu tenaga medis di rumah sakit tersebut, Dr Darwito saat dikonfirmasi mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan terkait kebakaran tersebut. "Saya sudah tidak menjadi direktur lagi sekarang, silakan mencari data sendiri ya," katanya singkat.
(asf)