LANGIT7.ID, Jakarta - Timnas Indonesia masih memiliki harapan mengunci gelar juara Piala AFF 2020. Skuad Garuda akan melawan Thailand pada ke leg II final Piala AFF di National Stadium, Singapura, pada Sabtu (1/1/2021).
Timnas Indonesia berangkat ke lapangan hijau dengan modal semangat meski tertinggal 0-4 dari Thailand. Meski begitu, bukan berarti harapan untuk menang sudah pupus sama sekali.
Pada leg I, Pratama Arhan tak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning. Ia menjadi pilihan utama di pos bek kiri selama gelaran turnamen itu berlangsung. Saat ia absen, sisi kiri pertahanan Garuda kerap dieksploitasi oleh Thailand.
Di sisi lain, Timnas Indonesia juga memiliki pemain-pemain berkualitas. Misalnya saja Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Irfan Jaya, Ricky Kambuaya, dan Ezra. Mereka memiliki skill individu yang berkualitas.
Jika seluruh kualitas individu Garuda dikombinasikan dengan taktik yang tepat, hasil positif bisa diraih. Tidak ada satu pun pemain Timnas Indonesia yang menyerah melawan Thailand, meski harus menang 5-0.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Harus Bermain Lebih Tenang
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan, kemampuan Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan tidak bisa diremehkan.
"Memang kalau melihat pertandingan ini, terlihat tidak mungkin, tetapi bola itu bundar. Jika kita bekerja keras hingga akhir, kita akan mendapatkan hasil yang baik," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual pasca pertandingan.
Drama 04 di bawah langit Singapura menampakkan kelemahan-kelemahan Timnas Indonesia. Maka itu, patut ditunggu perubahan-perubahan dari sang juru taktik, Shin Tae-yong pada leg II nanti malam.
Perubahan mesti dilakukan. Sebab, Tim Gajah Perang juga akan bermain dengan kekuatan penuh. Mereka ingin membuat pertandingan makin seru untuk ditonton lewat permainan menyerang.
Hal serupa diperagakan oleh Chanathip dan kawan-kawan pada leg pertama. Skuad Garuda harus mengakui kehebatan lawan dari segi penguasaan bola, kecepatan, ketenangan, dan permainan satu-dua Thailand.
"Kami ingin memulai permainan dengan baik lagi untuk menyelesaikan leg kedua dengan indah. Sama seperti pertama, kami akan membuka permainan secara ofensif dan menguasai bola," tutur Chanathip.
Jika berhasil mengamankan gelar juara Piala AFF 2020, Thailand makin menegaskan diri sebagai penguasa sepakbola Asia Tenggara. Sebab, itu akan menjadi trofi keenam dalam turnamen tersebut.
(jqf)