LANGIT7.ID, Semarang - Pelatih Martapura Dewa United FC Kas Hartadi sampai sejauh ini belum mengetahui nasib karirnya ke depan. Padahal, pelatih asal Solo ini sukses mengantarkan tim promosi ke Liga 1 pada musim depan.
Diketahui, kontrak Kas Hartadi akan habis pada bulan Februari mendatang.
“Saya masih ada kontrak sampai Februari 2022. Semoga saja Dewa memperpanjang kontrak saya. Saya loyal di Dewa United,” kata Kas Hartadi, baru-baru ini.
Kas Hartadi mengatakan, seandanya kontraknya di perpanjang di Dewa United, karena Liga 1 levelnya lebih tinggi, pastinya akan ada evaluasi, siapa pemain yang diperpanjang dan diakhiri kontraknya.
“Pasti ada yang diakhiri kontraknya, apalagi ada pemain asing juga. Kiper, belakang, tengah dan depan, pasti semua ada evaluasi,” ujarnya.
Baca juga:
Bawa Dewa United Promosi Liga 1, Kas Hartadi Tak Berhenti BersyukurKompetisi yang ditahun ini, diakuinya sangat-sangat berat. Karena waktunya terlalu dekat untuk recovery. Meski demikian, berkat kebersamaan, kekompakan, dan satu tujuan, ini menjadi kunci keberhasilan untuk lolos ke Liga 1.
“Semua punya motivasi untuk lolos di liga 1,” ucapnya.
Bukan kali ini saja Kas Hartadi mengantarkan tim Liga 2 promosi ke Liga 1. Pada musim 2018, Kalteng Putra yang dibesutnya pun mampu lolos ke kasta tertinggi sepak bola di Indonesia.
Akan tetapi, nasib Kas Hartadi di Kalteng Putra sungguh tragis. Meski sukses mengantarkan tim promosi, namun jasanya tidak digunakan lagi pada kompetisi Liga 1 2019.
Baca juga:
Tim Tajir Dewa United Promosi Liga 1, Temani Persis Solo dan Rans CilegonManajemen Kalteng Putra saat itu memilih menggunakan jasa pemain asing Gomes De Olievera. Di bawah kepelatihan Gomes D Olievera, Kalteng Putra degradasi ke Liga 2 pada musim 2020.
Belakangan diketahui bahwa Kalteng Putra mengalami krisis finansial, setelah mantan pemainnya seperti Abanda Rahman, I Gede Sukadana dan pemain lainnya mengadukan tunggakan gaji Rp1,9 miliar tersebut ke NDRC, lembaga bentukan PSSI yang mengadili masalah gaji pemain dan klub.
(sof)