Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Perkuat Kader Faqih, Muhammadiyah Perlu Perbanyak Pesantren

Muhajirin Kamis, 13 Januari 2022 - 13:00 WIB
Perkuat Kader Faqih, Muhammadiyah Perlu Perbanyak Pesantren
Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah, Dr. Maskuri (foto: muhammadiyah.id)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kontribusi Muhammadiyah dalam dunia pendidikan tidak bisa diragukan lagi. Namun, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP3M) PP Muhammadiyah, Maskuri, menilai pesantren Muhammadiyah secara kuantitatif masih sedikit.

Padahal, kata dia, pondok pesantren merupakan basis untuk melahirkan kader yang tafaqquh fiddin. "Pesantren Muhammadiyah masih sedikit dan masih belum merata, belum terkelola secara profesional, belum menghasilkan lulusan dengan kualifikasi yang diharapkan dan belum didukung data yang akurat," kata Maskuri, dikutip laman Muhammadiyah, Kamis (13/1/2022).

Saat ini, kata Maskuri, data pesantren Muhammadiyah sebanyak 402 di seluruh di Indonesia. Capaian itu sudah menggembirakan, mengingat LP3M baru dibentuk pada Muktamar Muhammadiyah ke-47 pada 2015 di Makassar.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan amal usaha Muhammadiyah yang lain terutama dalam bidang pendidikan, jumlah pesantren masih terbilang minim. Dari 34 provinsi di Indonesia, pesantren Muhammadiyah hanya berdiri di 27 provinsi.

"Sementara sisanya di 7 provinsi seperti Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua belum ada pesantren (Muhammadiyah) sama sekali. Saya kita ini PR," kata Maskuri.

Maskuri menjelaskan, tujuan pesantren Muhammadiyah adalah menyiapkan lulusan yang berkompeten menjadi kader ulama dan zu'ama. minimal menjadi pendidik yang mampu berjuang dan berkontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Di samping itu, mereka juga bisa memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama, sekaligus menjadi penerjemah timbal balik antara pemerintah dan umat guna menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis.

Profil lulusan pesantren Muhammadiyah harus bertakwa kepada Allah, berakhlak mulia, berpikir maju, mampu membaca Al-Qur'an, memiliki hapalan minimal 5 juz, kepemimpinan, memiliki keterampilan sosial, mampu membaca turats, dan mahir berbahasa Arab dan Inggris.

Dalam jangka panjang, LP3M berharap hingga 2040 bisa mewujudkan pesantren Muhammadiyah yang bertata kelola profesional, modern, dan Islami. Pesantren itu melahirkan lulusan yang tafaqquh fiddin.

"Menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berwawasan internasional, dan secara kuantitatif bertambah serta merata di seluruh Indonesia," harap Maskuri.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)