Dalam sepekan terakhir tercatat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Di antaranya, 229 mm/hari di Kalimantan Timur, 192 mm/hari di Sulawesi Tengah (26/1/25), 154 mm/hari di Kepri (27/1/25), dan 264 mm/hari di sekitar wilayah Jabodetabek (28/1/25).
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa kepastian tersebut didapatkan berdasarkan hasil pemodelan sumber gempa yang dilakukan oleh para tim ahli BMKG.
BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta telah memantau keberadaan pusat tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara sejak 3 Januari 2025.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebut, musim tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena Indonesia tengah mengalami La Nina Lemah.
Masyarakat diimbau mewaspadai curah hujan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Imbauan ini disamoaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pemprov DKI Jakarta menerapkan strategi komprehensif menghadapi ancaman banjir melalui kombinasi kebijakan WFH dan teknologi modifikasi cuaca. Keberhasilan modifikasi cuaca yang mencapai penurunan intensitas hujan hingga 67% memperkuat optimisme pemerintah dalam mengendalikan dampak cuaca ekstrem di ibukota.
Libur akhir tahun menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu. Untuk keluarga, ini adalah waktunya berkumpul, bersantai bersama ataupun pergi liburan sekeluarga
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyarankan masyarakat selalu memperbaharui informasi prakiraan cuaca sebelum berpergian selama periode natal
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat tetap waspada dalam sepekan ke depan. Potensi hujan lebat masih akan melanda sebagian wilayah Indonesia
Musim penghujan telah tiba. Akhir-akhir ini, beberapa wilayah di Indonesia tengah merasakan terjangan angin puting beliung yang cukup hebat dan memberikan dampak