LANGIT7.ID-, Jakarta- - Libur akhir tahun menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu. Untuk keluarga, ini adalah waktunya berkumpul, bersantai bersama ataupun pergi liburan sekeluarga ke tempat favorit.
Bagi orangtua yang memiliki anak kecil, pergi berlibur di akhir tahun yang bertepatan dengan musim hujan disarankan agar melakukan persiapan khusus. Jangan sampai alih-alih mau menikmati liburan tapi malah sebaliknya, lantaran kurang persiapan.
Liburan dengan membawa anak tentu memiliki persiapan yang berbeda jika Anda bepergian seorang diri. Melansir
klikdokter.com, berikut beberapa hal yang harus dilakukan orangtua sebelum berangkat liburan akhir tahun:
1. Cek kesehatan si Kecil
Yang paling pertama orangtua harus lakukan yaitu mengunjungi dokter anak untuk berdiskusi mengenai lokasi daerah yang akan dikunjungi.
Kenapa? Karena nantinya dokter dapat menentukan apakah diperlukan penambahan imunisasi atau obat preventif tertentu terkait daerah endemis penyakit. Atau mendata persiapan obat yang harus dibawa jika ada riwayat penyakit tertentu pada buah hati.
Apabila ada jadwal imunisasi anak yang sudah direncanakan jauh hari namun terpotong dengan jadwal liburan keluarga, Bunda juga dapat mendiskusikannya dengan dokter anak tersebut.
Baca juga:
Mau Liburan Akhir Tahun? BMKG Sarankan Cek Informasi Cuaca Sebelum Berangkat2. Catat dan siapkan perlengkapan si Kecil beberapa hari sebelum berangkat
Terkadang orangtua lupa untuk membawa perlengkapan anak yang akan digunakan, jika tidak dipersiapkan jauh-jauh hari. Misalnya, ada beberapa anak yang tidak dapat tidur tanpa boneka kesayangannya sehingga ini harus menjadi salah satu barang utama yang dibawa.
3. Membawa dokumen penting
Jika Anda berencana liburan ke luar negeri, pastikan untuk membawa dokumen penting seperti buku vaksinasi anak. Bila si Kecil memiliki riwayat penyakit tertentu, minta dokter anak langganan untuk merekomendasikan sejawat kenalannya di negara tersebut serta nomor teleponnya.
4. Istirahat yang cukup
Mendekati waktu liburan, antusiasme si Kecil tentunya akan meningkat. Hal ini biasanya membuat si Kecil menjadi susah tidur dan terus menanyakan kapan waktu keberangkatan tiba. Oleh karena itu, pastikan si Kecil tetap tidur dengan cukup.
Perlu diketahui, liburan bukan hanya tentang bersenang-senang. Selain menambah keakraban antar anggota keluarga, liburan juga dapat membantu perkembangan otak dan konsentrasi si Kecil.
Karena pada masa liburan ini, si Kecil akan menemui banyak pengalaman baru. Misalnya, bersentuhan langsung dengan alam terbuka atau bermain dengan anak-anak sebaya lainnya. Hal ini tentunya akan menyehatkan si Kecil secara fisik dan mental.
Selain itu, saat melakukan liburan, tubuh seseorang akan mengeluarkan hormon oksitosin dan dopamin. Keduanya bertanggung jawab untuk menimbulkan perasaan senang, nyaman, dan bebas stres. Selamat berlibur!
(ori)