LANGIT7.ID-, Jakarta - - Youtuber sekaligus pengusaha muda
Atta Halilintar dan keluarga tengah menghabiskan
liburan akhir tahun di
China.
Bersama keluarga kecilnya, Atta mengeksplor sejumlah destinasi populer, salah satunya Kota Shenzen di Provinsi Guangdoang.
Atta Halilintar selalu membagikan pengalamannya saat menghabiskan liburan musim dingin di Negeri Tirai Bambu itu. Namun salah satu unggahan Atta saat di China tengah jadi sorotan publik.
Baca juga: Bukan Atta Halilintar, Youtuber dengan Konten Sederhana Ini Berpenghasilan Rp183 MiliarDalam salah satu unggahan memperlihatkan Atta tengah menunaikan
menunaikan ibadah shalat di ruang publik, tepatnya di depan sebuah toko yang masih beroperasi.
Aksi Atta shalat di emperan toko menarik perhatian orang yang lalu lalang di lokasi tersebut. Dalam video yang beredar, Atta terlihat membentangkan
alat untuk shalat dan memulai dengan khusyuk.
Namun warganet mempertanyakan keputusan Atta Halilintar untuk menunaikan shalat di ruang publik ramai. Sebagian mengkritik tindakan Atta dan menilainya kurang tepat.
"Ada tempat yang bersih dan layak. Di China juga ada masjid. Apa tujuannya pamer ibadah di situ? Malah mengganggu pengguna jalan yang lain. Bikin risih," komentar salah satu netizen dalam unggahan akun Thread @ericka_susilawati, dilihat Rabu (31/12/2025).
Beberapa netizen lainnya menyarankan Atta untuk shalat di tempat yang lebih layak dengan cara dijamak.
Baca juga: Atta Halilintar Rilis Single God Slave, Bagikan Pengalaman Spiritual Usai Ibadah HajiAkan tetapi tak sedikit juga yang membela Atta shalat di emperan toko. Menurut mereka, di negara di mana Islam minoritas, ketersediaan masjid juga begitu minim. Ditambah dengan jeda waktu shalat yang sangat tipis.
"Gampang amat pada nuduh pamer. Gw pernah shalat di lorong Disneyland, pernah juga di pinggir jalan Bondi beach. Karena perkiraan waktunya untuk jamak nggak keburu dan kondisinya di situ udah paling memungkinkan, tetap cari tempat yang nggak mengganggu orang lain. Ya memang nggak ideal, dan harusnya bisa manage waktu perginya lebih baik. Poin gw adalah jangan asal nuduh orang seperti itu karena pamer," tambah warganet lain.
"Yang komentar jelek nggak ke luar negeri kayanya ya. Kalau pergi dari pagi sampai malam, ngejamaknya kapan? Udah masuk isya. Aku juga gitu cari tempat sepi, atau di fitting room atau di emergency exit."
(est)