Duel panas Real Madrid vs Arsenal di Bernabeu berakhir 0-0 di babak pertama. Dua penalti dianulir VAR, Saka gagal panenka, dan Courtois tampil gemilang.
Hasil leg pertama sudah diketahui semuanya. Salah satu kejutan adalah ketika Arsenal sukses menumbangkan Real Madrid 3-0. Dua gol Arsenal lahir dari tendangan bebas spektakuler Declan Rice.
Kami harus melakukan semua yang kami bisa untuk mencoba bangkit. Peluangnya cukup tipis, tetapi kami harus mencoba, dan kami akan mencoba melakukannya dengan cara apa pun yang kami bisa.
Arsenal sukses kalahkan Real Madrid 3-0 di Liga Champions berkat aksi luar biasa dua bek muda mereka, Jurrien Timber dan Myles Lewis-Skelly. Kedua pemain ini membuat Vinicius dan Rodrygo tak berkutik. Simak analisis lengkap penampilan dominan Arsenal di Emirates Stadium.
Arsenal tampil luar biasa saat menghancurkan Real Madrid 3-0 di leg pertama perempat final Liga Champions. Simak ulasan lengkap pertandingan dan rating pemain Arsenal vs Real Madrid hanya di sini!
Madrid menjadi tim yang memastikan diri ke babak 8 besar melalui drama penalti. Sebelumnya ada PSG, yang sukses menundukkan Liverpool juga melalui penalti.
Penyerang Argentina ini kehilangan pijakannya saat menendang bola, namun terlihat tidak mengalami masalah berati karena ia masih dapat mengarahkan tendangannya menembus jala Courtois.
Carlo Ancelotti puji semangat juang Real Madrid yang berhasil kalahkan Atletico Madrid 2-1 di leg pertama Liga Champions. Brahim Diaz jadi bintang dengan gol penentu, sementara Mbappe dan Vinicius masih ditunggu aksinya di leg kedua.
Vinicius Junior (Jr) menjadi protagonis laga Real Madrid vs Manchester City yang berakhir 3-2 di leg pertama play-off Liga Champions, Rabu (12/2/2025) dini hari wib.
Kontroversi Ballon d'Or 2012 kembali mencuat setelah Arsene Wenger mengungkapkan ketidaksetujuannya atas kemenangan Lionel Messi. Meski mencetak rekor 91 gol, Wenger menilai prestasi individu tidak cukup tanpa pencapaian tim. Ia lebih memilih Iniesta, Ronaldo, atau Casillas yang meraih trofi besar bersama tim mereka. Perdebatan ini menegaskan dilema antara prestasi individu dan kolektif dalam penentuan pemenang Ballon d'Or.