Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA naik drastis setelah berhasil mengalahkan Curacao dalam dua pertandingan Fifa Matchday. Sebelum laga ini, Indonesia berada di posisi 155 peringkat FIFA.
Satu menit pasca restart, Curacao mampu menyamakan kedudukan melalui J. Antonisse. Pemain yang baru masuk itu sukses menggetarkan jala Syahrul usai memanfaatkan permainan satu-dua dengan Rangelo Janga.
Setelahnya, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Beberapa pemain Curacao bahkan harus mendapatkan kartu kuning untuk menghentikan pergerakan pemain Indonesia.
Pelatih Shin Tae-yong memutuskan untuk mengistirahatkan beberapa peain yang bermain di laga pertama. Di posisi penjaga gawang, Shin Tae-yong menunjuk Syahrul untuk menggantikan Nadeo Agrawinata.
Rara mengaku tidak bisa hadir ke stadion lantaran sedang berada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Meski begitu, Rara akan membuat ritual dari jarak jauh untuk mengamankan pertandingan skuad Garuda melawan Curacao.
Meski harus menelan kekalahan di laga pertama, nyatanya Curacao amat terkesan dengan atmosfer yang ada di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Team Manager Curacao, Wouter Wilhelm Jansen.
Iwan Bule itu menyebut penampilan skuad Garuda semakin berkembang di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Dia pun berharap Timnas Indonesia bisa kembali memenangkan laga melawan Curacao di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9).
Dalam posisi unggul, Skuad Garuda mulai bermain hati-hati untuk menjaga keunggulannya. Sementara Curacao masih berupaya menembus barisan pertahanan Indonesia yang mulai solid.
Timnas Indonesia terakhir kali menjalani laga FIFA Matchday melawan Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0.
Hal tersebut lantaran tiket pertandingan timnas Indonesia melawan Curacao baru terjual sebanyak 4.000 lembar. Jumlah tersebut tergolong sangat sedikit mengingat Stadion GBLA dapat menampung hingga 38.000 penonton.