Pelapor khusus PBB, Francesca Albanese, menuduh Israel melakukan genosida di Gaza setelah serangan terhadap sekolah menewaskan 93 orang. Albanese menyoroti penggunaan senjata AS dan Eropa oleh Israel. Laporan Maret lalu juga menyebutkan alasan masuk akal untuk tindakan genosida Israel. Meski mengutuk Hamas, Albanese menekankan perlunya perlindungan bagi warga Palestina di tengah konflik berkepanjangan ini.
Ketegangan meningkat setelah menteri Israel membenarkan kelaparan di Gaza untuk membebaskan sandera. PBB mengutuk keras pernyataan tersebut, menyebutnya sebagai hasutan kebencian dan kejahatan perang. Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk dengan jutaan pengungsi dan korban jiwa. Konflik Israel-Palestina terus berlanjut tanpa penyelesaian.
Yahya Sinwar, tokoh militer garis keras, ditunjuk sebagai pemimpin baru Hamas di Gaza. Langkah ini menyatukan sayap politik dan militer kelompok tersebut, namun mempersulit prospek gencatan senjata. Sinwar, yang dianggap sebagai otak serangan 7 Oktober, diperkirakan akan memperkuat hubungan Hamas dengan Iran dan kelompok perlawanan lainnya di kawasan.
Tewasnya pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam serangan yang dituduhkan kepada Israel telah memperumit upaya gencatan senjata di Gaza. Peristiwa ini memicu kekhawatiran konflik regional yang lebih luas dan menghambat pembicaraan damai. Qatar mempertanyakan keberhasilan mediasi di masa depan, sementara Iran bersumpah akan membalas. Situasi ini berpotensi mengancam stabilitas Timur Tengah.
Delegasi Israel akan ke Kairo untuk negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera Gaza. Hamas skeptis terhadap niat Netanyahu. Qatar dan Mesir memperingatkan bahwa pembunuhan pemimpin Hamas dapat mengganggu upaya perdamaian. Upaya mediasi terus berlanjut di tengah konflik yang telah menewaskan ribuan orang. Situasi tetap tegang dengan kedua pihak saling menuduh.
Israel dan Hamas saling tuduh menghambat gencatan senjata di Gaza. Netanyahu dituduh menambah syarat baru, sementara Hamas dianggap menuntut banyak perubahan. Kedua pihak bersikeras pada posisi masing-masing. Mediator internasional terus berupaya mencapai kesepakatan. Ketidaksepakatan utama meliputi pembebasan sandera, kontrol wilayah, dan penghentian konflik.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan upaya sistemik Israel untuk membubarkan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina
Pemukim Israel menyerang relawan asing yang membantu petani Palestina di Tepi Barat, melukai beberapa orang. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan pasca keputusan Mahkamah Internasional tentang ilegalitas pendudukan Israel. Serangan terhadap warga Palestina meningkat sejak perang Gaza. Kelompok relawan International Solidarity Movement berupaya melindungi warga Palestina dari kekerasan di wilayah tersebut.
Inggris akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendanaan ke UNRWA, badan pengungsi Palestina PBB, setelah sebelumnya menghentikannya akibat tuduhan Israel. Menlu David Lammy menyatakan UNRWA telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan netralitas. Pendanaan sebesar 21 juta poundsterling akan disalurkan, menandai perubahan kebijakan pemerintahan Labour baru terhadap konflik Israel-Palestina.