Kepastian ini datang setelah FIFA mengirimkan surat kepada PSSI pada Rabu (30/11). Surat tersebut bernomor Ref FPSD-8300 dan ditandatangani oleh Erika Montemor Ferreira selaku FIFA Head of Player's Status.
Seorang mantan pemain timnas Indonesia alih profesi budi daya ikan. Dia tak mempermasalahkan kondisi tersebut, karena sama-sama mencari berkah Allah SWT.
Ivar mengaku senang dapat bekerja sama bersama para pesepak bola Indonesia. Dia tak sabar untuk menunjukkan skil permainan di lapangan bersama skuad timnas.
Hasil rapat Komisi X bersama Menpora Zainudin Amali yang dihadiri Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Sekjen Yunus Nusi memutuskan untuk menaturalisasi kewarganegaraan pemain yang kini bermain untuk Viking FK di Liga Norwegia.
Cho Byung Kuk bakal mendampingi Shin Tae-yong dalam melatih Tim Nasional Indonesia. Cho Byung-kuk menjadi asisten Shin Tae Yong menggantikan Dzenan Radoncic yang mengundurkan diri untuk merawat ibunya.
Dzenan Radoncic mengundurkan diri sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia.Pengunduran diri Radoncic diketahui lantaran ingin merawat sang ibu yang sedang sakit keras.
Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia harus menelan kekalahan dari Argentina di laga perdana Grup C Piala Dunia Amputasi 2022. Timnas Amputansi Indonesia kalah dengan skor 0-3.
Tim nasional sepak bola amputasi Indonesia akan berhadapan dengan Argentina di babak penyisihan Grup C Piala Dunia Amputasi 2022 di Turkiye Futbol Federasyonu Riva Istanbul, Turki, Sabtu (1/10/2022).
Juru taktik asal Korea Selatan itu mengaku kian percaya diri dengan kualitas yang dimiliki timnya. Menurutnya, Timnas Indonesia harus menghadapi tim yang lebih kuat dari Curacao agar bisa semakin maju.
Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA naik drastis setelah berhasil mengalahkan Curacao dalam dua pertandingan Fifa Matchday. Sebelum laga ini, Indonesia berada di posisi 155 peringkat FIFA.
Pertandingan pertama yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (24/9), Indonesia meraih kemenangan 3-2. Pada pertandingan kedua di Stadion Pakansari (27/9), Fachruddin dkk kembali menorehkan kemenangan 2-1 atas Curacao.
Satu menit pasca restart, Curacao mampu menyamakan kedudukan melalui J. Antonisse. Pemain yang baru masuk itu sukses menggetarkan jala Syahrul usai memanfaatkan permainan satu-dua dengan Rangelo Janga.
Setelahnya, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Beberapa pemain Curacao bahkan harus mendapatkan kartu kuning untuk menghentikan pergerakan pemain Indonesia.