Adapun wilayah Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan sepanjang hari. Sedangkan di Tangerang, hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Warga di desa Karumpa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mulai mengungsi akibat gempa 7,5 skala richter yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, (14/12/2021).
Menurut keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tsunami terdeteksi di Marapokot, Kabupaten Nagekeo, NTT pukul 10.36 wib serta di Kabupaten Manggarai pukul 10.39 wib, dengan ketinggian 0,07 meter.
Semarang, Mamuju dan Jayapura berpotensi berawan tebal. Selanjutnya wilayah yang akan mengalami cuaca cerah berawan yakni Banda Aceh, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Pontianak, Padang, Medan, dan Gorontalo.
Beberapa wilayah di NTB yang terendam banjir antara lain Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Kota Bima, dan Dompu.
BMKG memberikan peringatan kepada masyarakat terkait gelombang tinggi 2,5-4 meter di Perairan Barat Lampung, Perairan Utara Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna, Samudra Hindia Barat Lampung, dan Perairan Utara Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud.
Sore hingga malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di sertai angin kencang dan petir di wilayah Langkat, Binjai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Medan, Deli Serdang, Simalungun, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Utara, dan Sekitarnya.
Cuaca berawan juga diprakirakan oleh BMKG berlanjut di seluruh wilayah DKI Jakarta pada malam harinya. Sementara itu, suhu udara di DKI Jakarta pada Rabu berkisar 25-31 derajat Celcius.
Hujan adalah rahmat Allah berupa air yang diturunkan secara bertahap dan teratur menurut ukuran yang diperlukan untuk semua makhluk-Nya yang ada di bumi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, wilayah yang diprakirakan mengalami hujan petir adalah Denpasar, Bengkulu, Pontianak, Banjarmasin, dan Kupang.