PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap mengawal arus lalu lintas libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Kesiapan ini untuk memberikan pelayanan yang maksimal
Sebagian Sahabat Langit7 mungkin melakukan perjalanan mudik untuk bertemu keluarga di kampung. Bagi yang melakukan perjalanan dengan mobil pribadi, tentu perlu istirahat sejenak untuk peregangan badan, makan, hingga ibadah.
Masjid-masjid yang tersebar di rest area tol Trans Jawa diperkirakan bakal ramai oleh pemudik, terutama masjid yang besar, indah dan instagramable, seperti Masjid Bank Syariah Mandiri di Tol Cipali arah Cirebon.
Sebagai masjid persinggahan para musafir, Masjid As-Safar dilengkapi dengan berbagai fasilitas agar nyaman saat beribadah dan sebagai tempat singgah. Sejumlah fasilitas tersebut yakni fasilitas pendukung seperti toilet, tempat wudhu, taman, hingga kolam.
Adapun rest area yang diberlakukan buka-tutup adalah yang berpotensi menimbulkan titik-titik kepadatan di jalan tol arah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas rekayasa lalu lintas one way.
JMRB juga berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menjaga stok BBM di SPBU rest area ruas jalan tol Jasa Marga Group dengan terkait penambahan tangki mobile.
Salah satu layanan yang tersedia di rest area ialah Masjid. Bahkan, tempat ibadah umat Muslim yang berada di sejumlah rest area di seluruh Indonesia itu sengaja dibangun dengan desain dan karakteristik yang unik.
Selain mengimbau mudik lebih cepat, Sigit juga menekankan bahwa, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas (lalin) guna mencegah terjadinya kepadatan ketika puncak arus mudik terjadi.
Salah satu upaya mengoptimalkan perjalanan mudik lebaran Idul Fitri 2022 adalah memanfaatkan teknologi digital. Terdapat sejumlah aplikasi yang dapat memudahkan pemudik untuk memantau arus lalu lintas, mencari masjid, dan rumah makan halal terdektat.
Sebanyak 516 PKL dan UKM bakal menempati kios-kios di Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor. Tempat ini diharap bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar.
Pembangunan rest area di wilayah Gunung Mas Puncak, Bogor, telah dirampungkan. Lahan seluas 7 hektare tersebut kini siap menampung 516 pedagang kaki lima.