Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Prabowo-Gibran Diminta Kaji Ulang Food Estate dalam 100 Hari Pertama, Ini Alasannya

tim langit 7 Rabu, 30 Oktober 2024 - 09:15 WIB
Prabowo-Gibran Diminta Kaji Ulang Food Estate dalam 100 Hari Pertama, Ini Alasannya
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pemerintahan Prabowo-Gibran didorong untuk mengkaji ulang relevansi program food estate. Hal ini dilontarkan pengamat isu perdesaan Sunaji Zamroni.

"Dalam 100 hari ini para ahli pangan, ahli lahan penghasil pangan harus mengkaji (food estate) secara serius," katanya dikutip dari Nu Online, Rabu (30/10/2024).

Menurutnya, praktik pengelolaan food estate selama ini cenderung memberikan porsi lebih besar kepada pelaku industri.

Sunaji menambahkan, pemerintah kurang melibatkan masyarakat petani sebagai penghasil pangan utama. Padahal, petani menjadi pihak terdepan yang turut menyediakan pangan nasional.

"Nasib para penghasil pangan ini yang semestinya harus dipikirkan secara superprioritas," tegasnya.

Baca juga:Nasaruddin Umar dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Bahas Peran Agama bagi Lingkungan

Selain itu, kata Sunaji, program lanjutan ini juga membawa sejumlah tantangan dan dampak serius seperti deforestasi hutan dan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, dalam waktu 100 hari pertama, pemerintah perlu meninjau ulang sejauh mana kemaslahatan dan kemadaratannya bagi masyarakat dan lingkungan.

"Kendala mencapai kedaulatan atau swasembada pangan selalu berkaitan dengan skala produksi. Sementara kebijakan pemerintah selama ini kurang memihak para petani," kata Peneliti Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta ini.

Selain peninjauan ulang terkait food estate, Sunaji menekankan bahwa pekerjaan rumah bagi pemerintahan Prabowo-Gibran adalah merumuskan teknologi produksi yang tepat, di samping konsolidasi data lahan dan data petani.

"Tujuan dari konsolidasi itu dalam rangka memperkuat sekaligus memanfaatkan potensi pangan yang khas di tiap-tiap daerah dan pelosok desa," kata Peneliti Institute for Research and Empowerment itu.

Sebagai informasi, food estate diberlakukan pada masa pemerintahan Joko Widodo. Program tersebut ditetapkan dalam PP Nomor 109/2020 tentang Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)