Jelang Ramadhan, Masjid Raya Bintaro Jaya Bisa untuk Iktikaf
Jaja Suhana
Sabtu, 15 Januari 2022 - 09:30 WIB
Masjid Raya Bintaro Jaya. Foto: Jaja Suhana.
Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) Sektor 9 merupakan tempat tempat yang nyaman digunakan sebagai tempat beristirahat dan iktikaf. Warga Kompleks Maleo Bintaro dan sekitarnya mendatangi masjid ini setiap hari.
Masjid ini berlokasi di Jalan Maleo Raya, Bintaro Jaya Sektor 9. Berlokasi tidak jauh dari MCD Sektor 9.
MRBJ terdiri dari dua lantai, lantai pertama digunakan sebagai kantor dan tempat mengajar anak-anak Taman Pendidikan Qur'an (TPQ). Lantai dua merupakan lantai utama sebagai tempat shalat.
Ruangan utama masjid cukup luas, bisa menampung ratusan jemaah. Karpet merah tebal nyaman digunakan untuk duduk dan bersujud. Tempat shalat perempuan dipisahkan oleh satir di sisi sebelah kiri masjid. Di dalam ruangan terdapat enam air conditioner (AC) berukuran besar.
Baca Juga:Ketika Azan sebagai Syiar Berkumandang di Cologne, Jerman
Pada siang hari, suasana masjid terasa sunyi senyap, tidak terdengar suara kendaraan dari jalan karena memang letak masjid masuk ke dalam kompleks perumahan. Ruangan yang tertutup dengan pencahayaan yang minim dari pintu kaca di kiri dan kanan masjid membuat masjid ini nyaman digunakan shalat dan iktikaf pada siang hari.
Pada malam hari sebaliknya, penerangan lampu dari setiap sudut membuat masjid terang benderang. Salah satu tempat yang tersohor adalah garis-garis tegak lurus di dinding depan pengimaman. Jadi jika diadakan khutbah atau pengajian, penceramah akan berdiri di belakang background yang bagus.
Masjid ini berlokasi di Jalan Maleo Raya, Bintaro Jaya Sektor 9. Berlokasi tidak jauh dari MCD Sektor 9.
MRBJ terdiri dari dua lantai, lantai pertama digunakan sebagai kantor dan tempat mengajar anak-anak Taman Pendidikan Qur'an (TPQ). Lantai dua merupakan lantai utama sebagai tempat shalat.
Ruangan utama masjid cukup luas, bisa menampung ratusan jemaah. Karpet merah tebal nyaman digunakan untuk duduk dan bersujud. Tempat shalat perempuan dipisahkan oleh satir di sisi sebelah kiri masjid. Di dalam ruangan terdapat enam air conditioner (AC) berukuran besar.
Baca Juga:Ketika Azan sebagai Syiar Berkumandang di Cologne, Jerman
Pada siang hari, suasana masjid terasa sunyi senyap, tidak terdengar suara kendaraan dari jalan karena memang letak masjid masuk ke dalam kompleks perumahan. Ruangan yang tertutup dengan pencahayaan yang minim dari pintu kaca di kiri dan kanan masjid membuat masjid ini nyaman digunakan shalat dan iktikaf pada siang hari.
Pada malam hari sebaliknya, penerangan lampu dari setiap sudut membuat masjid terang benderang. Salah satu tempat yang tersohor adalah garis-garis tegak lurus di dinding depan pengimaman. Jadi jika diadakan khutbah atau pengajian, penceramah akan berdiri di belakang background yang bagus.