home sosok muslim

Qur'an sebagai Penolong: Kisah Para Pebasket Muslim NBA

Rabu, 19 Januari 2022 - 20:30 WIB
Enes Kanter (foto: AP/Carlos Osorio)
Madison Square Garden, Manhattan, memiliki satu ruang khusus untuk Enes Kanter, pebasket muslim yang bermain untuk New York Knicks. Sejak bergabung dengan Knicks pada September 2021, ia juga mendapatkan makanan halal selama latihan dan bertanding.

“Saya harus shalat lima waktu, sehingga Knicks memberi saya ruang khusus di fasilitas latihan dan di Madison Square Garden. Kami harus makan makanan halal, jadi mereka memesankan saya makanan khusus," kata Kanter, dikutip The Undefeated, Rabu (19/1/2022).

Kante mengaku sangat kagum dengan perlakuan tersebut. Ada toleransi beragama yang sangat tinggi.

"Ini sangat berarti. Ini bukan negara Islam. Tetapi ketika Anda melihat sebuah tim melakukan hal yang terhormat seperti itu, itu menunjukkan kepada saya betapa terhormatnya orang-orang di Amerika," katanya.

Setidaknya ada 12 pebasket muslim yang kini berlaga di NBA. Mereka adalah Kanter, forward Denver Nuggets Kenneth Faried, center Minnesota Timberwolves Gorgui Dieng, guard Miami Heat Dion Waiters, forward Portland Trail Blazers Al-Farouq Aminu, dan center Jusuf Nurkic.

Ada Pula center New Orleans Pelicans Omer Asik, forward Atlanta Hawks Ersan Ilyasova dan guard Dennis Schroder, center Dallas Mavericks Salah Mejri, forward Milwaukee Bucks Mirza Teletovic, dan forward Brooklyn Nets Rondae-Hollis Jefferson.

Pebasket muslim paling terkenal di NBA adalah Hall of Famers Kareem Abdul-Jabbar, Hakeem Olajuwon, serta Mahmoud Abdul-Rauf. Mereka diskors oleh NBA pada tahun 1996 karena menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Denver Nuggets.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muslim amerika serikat atlet muslim amerika serikat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya