Setelah Jadi Pusat Vaksinasi, Masjid Brent di London Buka Konseling untuk Penderita Asma
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 21 Januari 2022 - 10:00 WIB
Masjid Pusat Brent di London, Inggris. Foto: Google Maps
Masjid Pusat Brent di London membuka terapi konseling bagi penderita asma dan kondisi paru-paru pada Jumat (21/1/2022). Langkah ini dilakukan mengingat tingkat rawat inap asma tertinggi di kota ini.
Pihak penyelenggara dari "Breathe Easy" ini berharap dapat mengakhiri isolasi yang dirasakan oleh banyak penderita.
“Terapi konseling ini sangat penting, dan kami ingin menyambut semua orang, apa pun latar belakang atau agama mereka ke masjid,” kata Dr. Raja Amjid Riaz, bendahara dan wali di masjid, seperti dikutip dari Brent & Kilburn Times.
Baca juga: Bolehkah Masjid Mirip Tempat Ibadah Agama Lain? Ini Penjelasannya
“Itu berada di daerah yang kekurangan sosial, dengan tingkat merokok yang tinggi dan COPD (penyakit paru obstruktif kronis)." tambahnya.
“Sekitar 60 persen dari populasi, terutama di selatan borough adalah BAME (black, Asian and minority ethnic), dan komunitas ini mungkin enggan untuk mencari konsultasi kesehatan.”
“Kami berharap untuk membuat program konsultasi yang benar-benar beresonansi dengan orang-orang dengan masalah paru-paru, membantu mereka untuk mengelola kesehatan mereka lebih proaktif dan menyediakan tempat di mana mereka dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari orang lain dalam situasi yang sama.” tambah Dr Riza.
Pihak penyelenggara dari "Breathe Easy" ini berharap dapat mengakhiri isolasi yang dirasakan oleh banyak penderita.
“Terapi konseling ini sangat penting, dan kami ingin menyambut semua orang, apa pun latar belakang atau agama mereka ke masjid,” kata Dr. Raja Amjid Riaz, bendahara dan wali di masjid, seperti dikutip dari Brent & Kilburn Times.
Baca juga: Bolehkah Masjid Mirip Tempat Ibadah Agama Lain? Ini Penjelasannya
“Itu berada di daerah yang kekurangan sosial, dengan tingkat merokok yang tinggi dan COPD (penyakit paru obstruktif kronis)." tambahnya.
“Sekitar 60 persen dari populasi, terutama di selatan borough adalah BAME (black, Asian and minority ethnic), dan komunitas ini mungkin enggan untuk mencari konsultasi kesehatan.”
“Kami berharap untuk membuat program konsultasi yang benar-benar beresonansi dengan orang-orang dengan masalah paru-paru, membantu mereka untuk mengelola kesehatan mereka lebih proaktif dan menyediakan tempat di mana mereka dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari orang lain dalam situasi yang sama.” tambah Dr Riza.