Kurangi Volume Sampah Sisa Makanan Mulai dari Rumah
Dwitisya Rizky Desindatika
Jum'at, 23 Juli 2021 - 20:52 WIB
Gaya hidup minim sampah salah satunya dengan menghindari tas plastik dan hanya membeli barang dibutuhkan dalam jumlah secukupnya. Foto :Madeleine Olivia
Sampah makanan merupakan salah satu penyumbang penumpukkan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Berdasar data Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, tercatat 3.639,8 ton sampah pangan di Jakarta terangkut setiap harinya, 499,84 ton lebih banyak dari sampah anorganik yang jumlahnya 3.193,96 ton.
Tak pelak, diperlukan cara tertentu untuk mengurangi sampah sisa makanan agar menekan dampak buruk bagi lingkungan. Cara paling ampuh adalah dimulai dari rumah kita sendiri.
Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui bagaimana mengurangi sampah makanan agar tidak terbuang percuma dan mencemari lingkungan.
Simpan sayur dan buah dengan benar
Salah menyimpan bahan makanan dapat membuatnya jadi cepat busuk, akhirnya makanan-makanan tersebut berakhir di tempat sampah. Hangatkan makanan sisa sebelum disimpan dalam kulkas atau lemari penyimpanan lainnya, jangan sampai lupa kalau menyisakan makanan dan membiarkannya begitu saja di meja makan semalaman.
Tentu lebih baik adalah memasak makanan sesuai kebutuhan dan langsung habis disantap tanpa meninggalkan sisa untuk disimpan Cara berikutnya adalah dengan memperhatikan karakter bahan makanan untuk menghindari makanan basi .
Apabila terbiasa menyimpan semua bahan makanan di kulkas karena dianggap ampuh mempertahankan kesegaran, sepertinya perlu dipikir ulang. Beberapa bahan makanan seperti kentang, bawang, tomat, dan timun akan lebih baik disimpan dalam suhu ruangan.
Tak pelak, diperlukan cara tertentu untuk mengurangi sampah sisa makanan agar menekan dampak buruk bagi lingkungan. Cara paling ampuh adalah dimulai dari rumah kita sendiri.
Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui bagaimana mengurangi sampah makanan agar tidak terbuang percuma dan mencemari lingkungan.
Simpan sayur dan buah dengan benar
Salah menyimpan bahan makanan dapat membuatnya jadi cepat busuk, akhirnya makanan-makanan tersebut berakhir di tempat sampah. Hangatkan makanan sisa sebelum disimpan dalam kulkas atau lemari penyimpanan lainnya, jangan sampai lupa kalau menyisakan makanan dan membiarkannya begitu saja di meja makan semalaman.
Tentu lebih baik adalah memasak makanan sesuai kebutuhan dan langsung habis disantap tanpa meninggalkan sisa untuk disimpan Cara berikutnya adalah dengan memperhatikan karakter bahan makanan untuk menghindari makanan basi .
Apabila terbiasa menyimpan semua bahan makanan di kulkas karena dianggap ampuh mempertahankan kesegaran, sepertinya perlu dipikir ulang. Beberapa bahan makanan seperti kentang, bawang, tomat, dan timun akan lebih baik disimpan dalam suhu ruangan.