Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kurangi Volume Sampah Sisa Makanan Mulai dari Rumah

Dwitisya Rizky Desindatika Jum'at, 23 Juli 2021 - 20:52 WIB
Kurangi Volume Sampah Sisa Makanan Mulai dari Rumah
Gaya hidup minim sampah salah satunya dengan menghindari tas plastik dan hanya membeli barang dibutuhkan dalam jumlah secukupnya. Foto :Madeleine Olivia
LANGIT7.ID - Sampah makanan merupakan salah satu penyumbang penumpukkan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Berdasar data Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, tercatat 3.639,8 ton sampah pangan di Jakarta terangkut setiap harinya, 499,84 ton lebih banyak dari sampah anorganik yang jumlahnya 3.193,96 ton.

Tak pelak, diperlukan cara tertentu untuk mengurangi sampah sisa makanan agar menekan dampak buruk bagi lingkungan. Cara paling ampuh adalah dimulai dari rumah kita sendiri.

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui bagaimana mengurangi sampah makanan agar tidak terbuang percuma dan mencemari lingkungan.

Simpan sayur dan buah dengan benar

Salah menyimpan bahan makanan dapat membuatnya jadi cepat busuk, akhirnya makanan-makanan tersebut berakhir di tempat sampah. Hangatkan makanan sisa sebelum disimpan dalam kulkas atau lemari penyimpanan lainnya, jangan sampai lupa kalau menyisakan makanan dan membiarkannya begitu saja di meja makan semalaman.

Tentu lebih baik adalah memasak makanan sesuai kebutuhan dan langsung habis disantap tanpa meninggalkan sisa untuk disimpan Cara berikutnya adalah dengan memperhatikan karakter bahan makanan untuk menghindari makanan basi .

Apabila terbiasa menyimpan semua bahan makanan di kulkas karena dianggap ampuh mempertahankan kesegaran, sepertinya perlu dipikir ulang. Beberapa bahan makanan seperti kentang, bawang, tomat, dan timun akan lebih baik disimpan dalam suhu ruangan.

Jangan belanja berlebihan

Penyimpanan juga bergantung pada banyaknya bahan makanan yang dibeli. Semakin banyak maka semakin memenuhi lemari pendingin dan penyimpanan lain. Alhasil, makanan tidak bisa disimpan dengan baik karena kapasitas simpan tak mencukupi,

Belanja terlalu banyak juga membuat persediaan di rumah berlebih. Umur penyimpanan tidak bisa menunggu keinginan untuk menghabiskan.

Mulailah bijak dalam berbelanja dengan menyiapkan daftar yang benar-benar diperlukan untuk dimasak. Hindari belanja untuk menyetok persediaan selama beberapa hari terutama pada produk segar seperti buah, sayur dan daging.

Makan sesuai porsi

Jangan lapar mata saat menyantap makanan, dan meletakkan sesuka hati apa pun itu ke piring. Ssesuaikan porsi makan dengan kemampuan agar makanan bisa disantap habis tanpa sisa. Lebih baik menambah daripada membuang.

Jika membeli makanan yang dijual dalam porsi besar, sebaiknya bagilah dengan teman atau anggota keluargamu. Jangan lupa simpan porsi kecil jika sewaktu-waktu nanti membutuhkan.

Membuat kompos

Limbah makanan memang tidak bisa dihindari dengan cara ekstrem, seperti kulit pisang, kulit buah. Namun untuk sisa konsumsi organik dan sisa makanan bisa diolah menjadi pupuk. Selain berguna untuk tanaman, cara ini ternyata cukup ampuh untuk mengurangi sampah sisa makanan yang terbuang dengan percuma.

Sekarang tersedia berbagai tutorial membuat kompos dengan cara dan peralatan sederhana yang bisa diakses kapanpun di internet.

Kamu bisa mulai dengan membuat kompos dari sisa sayuran, masakan, kopi, atau teh. Sebisa mungkin lakukan pemilahan dan pisah sampah organik dalam wadah pembuangan terpisah dari sampah rumah tangga lain. Syarat utama yang diperlukan untuk mengompos adalah kemauan.

Ayo mulai dari sekarang!

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)