LANGIT7.ID - Sampah makanan merupakan salah satu penyumbang penumpukkan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Berdasar data Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, tercatat 3.639,8 ton sampah pangan di Jakarta terangkut setiap harinya, 499,84 ton lebih banyak dari sampah anorganik yang jumlahnya 3.193,96 ton.
Tak pelak, diperlukan cara tertentu untuk mengurangi sampah sisa makanan agar menekan dampak buruk bagi lingkungan. Cara paling ampuh adalah dimulai dari rumah kita sendiri.
Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui bagaimana mengurangi sampah makanan agar tidak terbuang percuma dan mencemari lingkungan.
Simpan sayur dan buah dengan benarSalah menyimpan bahan makanan dapat membuatnya jadi cepat busuk, akhirnya makanan-makanan tersebut berakhir di tempat sampah. Hangatkan makanan sisa sebelum disimpan dalam kulkas atau lemari penyimpanan lainnya, jangan sampai lupa kalau menyisakan makanan dan membiarkannya begitu saja di meja makan semalaman.
Tentu lebih baik adalah memasak makanan sesuai kebutuhan dan langsung habis disantap tanpa meninggalkan sisa untuk disimpan Cara berikutnya adalah dengan memperhatikan karakter bahan makanan untuk menghindari makanan basi .
Apabila terbiasa menyimpan semua bahan makanan di kulkas karena dianggap ampuh mempertahankan kesegaran, sepertinya perlu dipikir ulang. Beberapa bahan makanan seperti kentang, bawang, tomat, dan timun akan lebih baik disimpan dalam suhu ruangan.
Jangan belanja berlebihanPenyimpanan juga bergantung pada banyaknya bahan makanan yang dibeli. Semakin banyak maka semakin memenuhi lemari pendingin dan penyimpanan lain. Alhasil, makanan tidak bisa disimpan dengan baik karena kapasitas simpan tak mencukupi,
Belanja terlalu banyak juga membuat persediaan di rumah berlebih. Umur penyimpanan tidak bisa menunggu keinginan untuk menghabiskan.
Mulailah bijak dalam berbelanja dengan menyiapkan daftar yang benar-benar diperlukan untuk dimasak. Hindari belanja untuk menyetok persediaan selama beberapa hari terutama pada produk segar seperti buah, sayur dan daging.
Makan sesuai porsiJangan lapar mata saat menyantap makanan, dan meletakkan sesuka hati apa pun itu ke piring. Ssesuaikan porsi makan dengan kemampuan agar makanan bisa disantap habis tanpa sisa. Lebih baik menambah daripada membuang.
Jika membeli makanan yang dijual dalam porsi besar, sebaiknya bagilah dengan teman atau anggota keluargamu. Jangan lupa simpan porsi kecil jika sewaktu-waktu nanti membutuhkan.
Membuat komposLimbah makanan memang tidak bisa dihindari dengan cara ekstrem, seperti kulit pisang, kulit buah. Namun untuk sisa konsumsi organik dan sisa makanan bisa diolah menjadi pupuk. Selain berguna untuk tanaman, cara ini ternyata cukup ampuh untuk mengurangi sampah sisa makanan yang terbuang dengan percuma.
Sekarang tersedia berbagai tutorial membuat kompos dengan cara dan peralatan sederhana yang bisa diakses kapanpun di internet.
Kamu bisa mulai dengan membuat kompos dari sisa sayuran, masakan, kopi, atau teh. Sebisa mungkin lakukan pemilahan dan pisah sampah organik dalam wadah pembuangan terpisah dari sampah rumah tangga lain. Syarat utama yang diperlukan untuk mengompos adalah kemauan.
Ayo mulai dari sekarang!
(arp)